Indra Sjafri: Tak Perlu Satu Lapangan Satu Kecamatan, Tuhan Itu Adil

Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, menegaskan Indonesia butuh banyak lapangan latihan berstandar internasional, tapi tak perlu ada di setiap kecamatan.

Bahkan PSSI pun hingga detik ini belum memiliki training ground untuk latihan tim nasional semua kategori.

Tapi untuk urusan jumlah stadion, Indra Sjafri berkelakar bahwa Indonesia bisa menjadi juara jika ada kejuaraan stadion terbanyak di dunia.

Indra menyampaikan hal itu saat menghadiri penandatanganan kerja sama pembangunan Training Ground ASIOP C.D Polillas di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Kamis (19/11/2020).

“Saya bilang kalau ada kejuaraan siapa stadion terbanyak di dunia, Indonesia juaranya. Tapi yang dibutuhkan sekarang bukan stadion,” ujar Indra.

“Saya bilang ke pak menteri, setelah renovasi stadion ini (Piala Dunia U-20), setop bangun stadion, dan bikin lapangan-lapangan untuk latihan yang bagus dan juga berkualitas,” kata mantan pelatih timnas U-19 itu.

Indra Sjafri pun menceritakan pengalamannya dalam pertemuannya dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali beserta jajaran pengurus PSSI pekan lalu.

Pada kesempatan itu, topik utama pembicaraan menyangkut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional.

Lapangan di kawasan Polda Jawa Timur yang semakin siap kondisinya dan akan menjadi kandang untuk tim muda Bhayangkara FC, November 2020. Media Bhayangkara FC

Indra Sjafri menyebut bahwa Inpres tersebut diturunkan ke empat kementerian dan Kemenko PMK sebagai koordinatornya.

Namun, sejak Presiden Joko Widodo mengeluarkan Inpres itu pada Januari 2019, hingga saat ini belum ada peta jalan dan detail teknis yang jelas.

Akhirnya PSSI ditunjuk untuk menyiapkan peta jalan, detail teknis, hingga biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan program Inpres itu.

Saat berkonsultasi dengan KemenPUPR, Indra mengatakan dalam rancangan terdapat program untuk membangun banyak stadion lagi.

Namun Indra Sjafri menegaskan bahwa rencana itu kurang tepat. Pasalnya, Indonesia justru membutuhkan banyak lapangan latihan berkualitas internasional untuk mempercepat perkembangan sepak bola.

Lebih lanjut Indra menyarankan pembangunan lapangan latihan sepak bola tidak harus ada di setiap kecamatan. Pembangunan lapangan latihan perlu dilakukan di sejumlah daerah yang banyak menghasilkan pemain berbakat.

“Menurut saya tidak perlu (1 lapangan 1 kecamatan). Kalau tidak ada potensi di situ tidak perlu dibuatkan lapangan. Mungkin bisa dibangun lapangan basket, karena Tuhan itu adil, bukan pemain bola saja yang ada,” katanya.

“Karena tanpa lapangan tidak akan bisa lahir pemain-pemain berbakat. Semakin tua dunia, karena kemajuan teknologi orang menjadi miskin gerak. Oleh karena itu, harus banyak dibangun lapangan agar orang gerak,” Indra Sjafri memungkasi.