Detil Teknologi dan Makna dalam Desain Jersey Ketiga Timnas

Tim nasional akhirnya bisa tampil dengan jersey ketiga setelah 22 tahun tak memilikinya (terakhir 1998). Fakta tersebut dipastikan setelah PSSI dan Mills, apparel resmi timnas, memperkenalkan jersey ketiga timnas di Official Garuda Store, Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (17/11/2020) sore.

Jersey ketiga timnas itu didominasi warnah hitam dengan elemen corak berwarna emas. Menurut Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, kombinasi hitam dan emas adalah visi PSSI saat ini.

“Tinta emas Garuda semoga anak-anak bisa menorehkan tinta emas. Bisa berjaya di ASEAN, Asia, juga dunia,” tuturnya seperti dikutip dari situs resmi PSSI.

Sementara itu CEO PT Mitra Kreasi Garmen yang menaungi merek Mills, Ahau, mengatakan secara detil unsur-unsur yang terdapat dalam desain kostum ketiga timnas itu.

“Bagian depan jersey tampak lambang Garuda dikelilingi garis segilima, ini terbentuk dari teknik computerize knitting. Bagian leher bermodel kerah, dirajut dengan menggunakan benang halus sehingga lebih fleksibel di bagian leher,” kata Ahau.

Selain itu, ada sentuhan peningkatan teknologi pada logo Garuda dan logo Mills, yakni mengunakan rised rubber bagde untuk logo Garuda dan logo Mills menggunakan rised silicone badge.

“Bagian belakang jersey bagian atas terdapat tulisan PSSI berwarna emas, untuk bahan belakang dan lengan tetap menggunakan bahan seperti jersey home-away, yakni tecnology extra light (super ringan). Adapun jersey ketiga timnas Indonesia player issue tetap menerapkan enam teknologi terbaik, yakni anti ultra violet, anti bacterial, breathable, mouisture wicking, anti static, dan extra light,” ucap Ahau.

Sementara itu, makna dari lambang Pancasila di bagian depan adalah sebagai dasar negara Indonesia dan dikelilingi garis segi lima berbentuk benteng pertahanan. Harapannya para penggawa timnas lebih percaya diri dan semangat tinggi ditemani Garuda Hitam dalam pertarungan sepak bola mancanegara.