Fakta Widodo C Putro: Tak Pernah Kartu Merah dan Bikin KO Pemain Kamerun

Pelatih Persita Tangerang, Widodo Cahyono Putro belum lama ini mengungkapkan fakta menarik ketika masih jadi pemain profesional. Ia tak sekalipun menerima kartu merah dan pernah membuat pemain asing asal Kamerun knock out (KO) alias ditandu keluar setelah berduel di lapangan.

Widodo menuturkan, selama aktif bermain sebagai penyerang di berbagai klub, ia hanya menerima satu kartu kuning dan tak ada kartu merah yang dikantongi. Satu-satunya kartu kuning diterima pelatih 50 tahun itu ketika membela Petrokimia Putra di era Galatama.

Hal itu pun terjadi karena menyikut pemain asing PKT Bontang, Imandi Justin yang sebelumnya melakukan tekel brutal yang membuat dirinya terluka. Widodo mengatakan sengaja membalas dengan melakukan duel keras yang membuat pemain asal Kamerun tersebut ditarik keluar lapangan atau diganti karena kesakitan.

“Saya saat jadi pemain profesional hanya satu kuning satu kali, itu saat Galatama. Kalau kartu merah, gak ada,” cerita Widodo dikutip dari Youtube Persita.

“Saat itu saya di Petrokimia dan waktu itu main di PKT Bontang. Ketika saya lagi giring bola, diambil sama Imandi Justin sampai paha saya berdarah dan sepertinya tak kena kartu, hanya peringatan, jadi saya naik darah”.

“Saat duel udara, saya balas langsung (gerakan sikut) dan dia langsung ditarik keluar. Saat itu saya dikartu kuning, harusnya merah itu, tapi mungkin karena kejadian sebelumnya (jadi peringatan saja). Dari situ saya tak mau lagi (tindakan tak fair) dan setelahnya berdua (dengan Justin) ketemu dan berbaikan, bicara biasa lagi,” imbuh Widodo.

Selama masih aktif bermain, Widodo pernah membela tiga tim yakni Warna Agung, Petrokimia Putra dan Persija Jakarta. Ia sukses membawa Macan Kemayoran juara pada tahun 2001 lalu.

Sementara untuk level Timnas, Widodo pernah mengantarkan Timnas Indonesia meraih gelar juara SEA Games 1991 di Filipina. Dirinya mencetak 14 gol bagk skuat Garuda dalam 55 pertandingan.