Exco PSSI belum Agendakan Pertemuan soal Wakil Indonesia di Piala AFC 2021

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memberi batas waktu pendaftaran wakil Indonesia di Piala AFC 2021 hingga 22 Desember mendatang.

Meski batasan waktu sudah ditentukan, tetapi Komite Eksekutif (Exco) PSSI belum juga mengagendakan rapat.

Hal ini karena sebelumnya Pelaksana tugas (Plt) Sekejen PSSI, Yunus Nusi mengatakan bahwa untuk pendaftaran Piala AFC 2021 akan ditentukan saat rapat Exco PSSI.

Untuk wakil Piala AFC 2021 kali ini harus ditentukan oleh Exco PSSI karena Liga 1 2020 hingga saat ini masih ditunda hingga Februari 2021.

Padahal pada tahun-tahun sebelumnya jika Piala AFC bergulir, tim yang akan mewakili Indonesia adalah klub yang keluar sebagai juara Liga 1.

Serta untuk tim kedua adalah klub yang berada diposisi kedua klasemen akhir Liga 1.

Namun, Liga 1 2020 masih mengalami penundaan karena adanya Covid-19 ini membuat Federasi sepak bola Indonesia harus menentukan wakilnya.

“AFC jugga saat ini memberikan batas waktu ke PSSI sampai 22 Desember mendatang,” kata Yunus Nusi kepada BolaSport.com, Rabu (11/11/2020).

Untuk keputusan akhrinya siapa yang bakal menjadi wakil Indonesia di Piala AFC akan ditentukan melalui rapat Exco.

Hanya saja sampai saat ini rapat Exco belum diagendakan, dan Yunus Nusi mengaku pihaknya masih menunggu arahan dari Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

“Untuk keputusan itu kami masih menunggu keputusan Exco melalu rapat bersama,” ujar pria yang juga menjabat sebagai anggota Exco tersebut.

“Tetapi untuk itu belum tau saya. Kami masih menunggu arahan dari Ketua Umum PSSI dulu,” tuturnya.

Walaupun begitu, Yunus Nusi mengaku bahwa pihak AFC memberikan kelonggaran terhadap PSSI karena kondisi saat ini.

Bahkan AFC juga memberikan keleluasaan untuk menentukan metode pemilihan klub yang akan mewakili Indonesia nanti.

Sementara itu, untuk wakil Indonesia kemungkinan bisa jadi PSM Makassar dan Bali United.

Sebab sebelumnya tahun 2020, PSM Makassar dan Bali United adalah wakil Indonesia dan untuk kompetisi musim ini dihentikan karena adanya pandemi Covid-19.

Sehingga kemungkinan besar untuk kedua klub tersebut masih akan mewakili Indonesia sangat besar, walaupun keputusan final akan ditentukan PSSI nantinya.