Ambil Lisensi Kepelatihan, Gede Sukadana Belum Berpikir Pensiun

Gelandang Liga 1 asal Bali, I Gede Sukadana belum berpikir untuk pensiun meski kini mengikuti kursus kepelatihan lisensi C AFC. Sukadana masih ingin aktif lima tahun lagi.

Sukadana mengikuti lisensi kepelatihan bersama 25 pemain lain di Bali. Dari daftar itu, ada nama-nama tenar, seperti Aditya Harlan, Ahmad Jufriyanto, Boaz Solossa, Deden Natsir, Munhar, TA Mushafry, Sandi Firmansyah, Tinus Pae hingga Rizky Pora.

Bagi Sukadana, mengikuti lisensi kepelatihan bukanlah sinyal untuk pensiun. Pria 33 tahun yang kini menjadi kekuatan lini tengah PSS Sleman ini masih ingin aktif lima tahun lagi.

“Belum (pensiun). Masih ingin main bola. Ya semampunya, (sampai) usia 38 tahun lah,” ucap Sukadana saat bertemu awak media di Bali.

Sukadana ingin bertahap ketika nanti menjadi pelatih. Dia berharap bisa mengawali kariernya dari usia dini.

“Pembinaan dulu. Suatu saat saya ingin ke akademi Bali United,” tutur Sukadana.

Sukadana bisa fokus penuh karena PSS Sleman sedang libur latihan. Namun sebagai pesepakbola, dia pun sedih ketika kompetisi Liga 1 terhenti sejak Maret. Apalagi para pemain terkena imbas dalam bentuk pemotongan gaji.

“Ya pusing juga. Pemasukan berkurang karena gaji dipotong, tapi ya tidak masalah lah. Kasihan juga sama klub tidak ada pemasukan. Kita ikuti saja bagaimana konsekuensinya,” tutur Sukadana.

Lisensi kepelatihan ini akan berlangsung selama 14 hari. Gede Sukadana dan para peserta lain akan diuji dengan berbagai materi sampai akhirnya dinyatakan lulus lisensi C AFC.