Masih Cedera, Sandi Sute Pulang Kampung Sambil Tengok Kebunnya

mengisi kesibukan di tengah vakumnya Shopee . Pemain itu pulang kampung sambil menengok kebun miliknya.

Shopee Liga 1 akhirnya diputuskan untuk lanjut lagi 2021. Sute pun mempunyai waktu tambahan untuk memulikan cedera tulang rusuk yang dialaminya..

Cedera itu dialami Sute saat melakoni uji coba antara Jakarta dengan dan pada bulan lalu.

Karena masih dalam masa pemulihan, Sute memilih pulang ke kampung halamannya di Palu.

“Saya masih cedera dan tahap pemulihan, terapi serta berobat di kampung sini. Seperti biasa saya latihan sedikit untuk pemulihan fisik bersama adik-adik saya di sini,” kata Sute kepada detikSport, Senin (2/11/2020).

Beruntungnya Sute, meski liga disetop dan gajinya masih dibayarkan 25 persen, tapi ia masih memiliki pemasukan lain untuk menghidupi keluarganya di kampung.

Diketahui, ia sudah mulai berinvestasi dengan menanam cengkeh, jagung, tomat, serta menjualnya. Usaha pertanian yang ia rintis bersama istrinya, Anggun Pratiwi K, itu berjalan sejak 1,5 tahun lalu. Selain itu, ia juga membuka usaha warung makanan.

“Alhamdullilah saya ada investasi. Dari situ saya dapat rezeki buat keluarga,” dia menuturkan.

Sute menceritakan investasinya berasal dari gaji yang ia terima selama menjadi pesepakbola. Kemudian ia gunakan untuk bertani dan membuka usaha.

“Kami sebagai pemain sepakbola sudah mikir ke depan jadi apa, karena sepakbola tak selamanya. Pasti ada pasang surutnya ya seperti sekarang, tinggal dari kitanya dapat rezeki, bangun investasi untuk kita masing-masing,” kata Sute

“Mungkin beberapa orang ada orang buka distro segala macam. Tapi saya awal-awal itu bertani, terus ada rezeki buka warung makan. Ini lagi berpikir lagi kalau ada rezeki mau bikin usaha perumahan. Tapi belum sekarang, ke depannya,” dia menuturkan.

Untuk mengelola usahanya tersebut, Sute memang tak sendiri. Ia dibantu istrinya dan 10 orang yang dipekerjakannya. “Ya ini semua saya dan istri saya kelola ini semua. Tapi istri saya yang lebih berperan. Karena istri saya dia ada pengalaman dari pekerjaan, jadi istri saya hebat lah,” katanya.

Akan tetapi, Sute sungkan untuk membuka jumlah pemasukan dari usahanya tersebut. Menurutnya itu urusan dapur. “Pemasukan dari jualan itu cukup lah untuk anak-anak, istri, pribadi, dan keluarga,” kata kemudian tertawa.

Sehubungan dengan itu, kondisi pandemi di Palu disebutnya sudah semakin membaik dan menuju new normal, sehingga cukup menguntungkan usahanya saat ini.

“Kalau dulu sih pengaruh (ada pandemi) tapi sekarang sudah tidak. Karena sudah seperti biasa lagi, sudah mulai normal, tinggal dari kitanya bagaimana untuk jaga kesehatan dengan mengikuti protokol kesehatan. Seperti pakai masker, dan hand sanitizer, ramai sih tetap tapi waspada,” ujarnya.

Ayah dua anak ini pun berharap usahanya bisa tetap lancar sampai nanti di masa tuanya ketika sudah tidak bisa bermain sepakbola lagi. “Semoga usaha berjalan lancar dan usahanya bertambah lagi dan lancar terus,” kata Sute mengharapkan.

Berita Terkait