Jika Jadi Gabung, Bagus Kahfi Bisa Tambah Panjang Daftar Pemain Timnas Indonesia di FC Utrecht

Pemain U-19 , Bagus Kahfi, bisa menambah pemain berlabel timnas Indonesia jika jadi bergabung ke klub asal Belanda, FC Utrecht.

Rumor transfer menghinggapi pemain Indonesia, Bagus Kahfi, usai kesembuhannya dari cedera engkel.

Saudara kembar itu dirumorkan resmi bergabung ke salah satu klub asal Belanda, FC Utrecht.

Rumor itu bermula ketika Bagus mengunggah foto mengenakan jaket FC Utrecht disertai ucapan terima kasih pada Senin (26/10/2020).

Ucapan terima kasih itu ditujukan dari Bagus karena FC Utrecht turut membantu dalam proses penyembuhan cederanya.

“Terima kasih @fc_utrecht untuk bersedia membantu program pemulihan setelah cedera kemarin,” tulis Bagus.

Unggahan tersebut mengundang banyak reaksi, terutama karena postingan itu juga dikomentari oleh Direktur Teknik Garuda Select, Dennis Wise, dengan perkataan yang penuh teka-teki.

“Ingat yang saya katakan, itu cocok denganmu,” tulis Dennis Wise.

Usai rumor itu beredar, muncul pernyataan dari manajer Putera, , yang menyatakan bahwa Bagus resmi bergabung ke FC Utrecht.

“Sesuai dengan pesan Abah (almarhum H Sulaiman HB pendiri dan pemilik Barito Putera) Barito Putera harus menciptakan pemain bintang dan merelakan pemain berkarier di klub mana pun untuk masa depan sepak bolanya,” kata Mundari Karya dilansir BolaSport.com dari Banjarmasin Post.

Mundari mengakui FC Utrecht telah melakukan negosiasi sejak 1 bulan lalu untuk merekrut kembaran Bagas Kaffa itu.

“Pembicaraan sejak satu bulan lalu yakni saya mewakili manajemen Barito Putera Lalu ada perwakilan dari Garuda Select dan klub FC Utrecht,” ujarnya.

Akan tetapi kabar itu buru-buru diklarifikasi kembali oleh Mundari yang menjelaskan bahwa Bagus belum resmi menjadi bagian FC Utrecht.

Seandainya Bagus Kahfi jadi bergabung ke FC Utrecht, pemain 19 tahun tersebut bisa menambah panjang daftar pemain berlabel timnas Indonesia yang pernah menjadi bagian FC Utrecth.

Sebelumnya, sudah pernah ada dua pemain timnas Indonesia yang bermain di Eredivisie atau divisi utama Liga Belanda tersebut.

Mereka berdua adalah Irfan Bachdim dan .

Irfan Bachdim pernah merasakan berseragam FC Utrecht pada musim 2007-2008.

Selama berseragam FC Utrecht, Irfan Bachdim hanya sedikit mendapatkan menit bermain, yaitu selama 90 menit dari satu kali bertanding.

Saat ini Irfan Bachdim memperkuat klub asal Jawa Tengah, Sleman.

Sementara itu, Stefano Lilipaly merumput bersama FC Utrecht pada musim 2010-2012.

Selama membela FC Utrecht, Stefano Lilipaly berhasil tampil sebanyak empat kali dengan catatan 169 menit bermain.

Saat ini Stefano Lilipaly menjadi andalan di Bali .

Selain mereka berdua, masih ada satu lagi pemain Indonesia yang pernah mengenakan seragam FC Utrecht.

Pemain yang dimaksud adalah yang baru-baru ini disetujui oleh pemerintah Indonesia untuk dinaturalisasi.

Dalam karier sepakbola Marc Klok, dirinya pernah dididik di akademi FC Utrecht.

Di level junior, Marc Klok membela Jong FC Utrecht, tim reserve dari tim utama FC Utrecht, pada selang 2011-2013.

Marc Klok sendiri punya keinginan untuk membela timnas Indonesia.

Akan tetapi, karena proses naturalisasinya belum rampung, pemain keturunan Belanda itu belum bisa dipanggil ke skuad Garuda.

Di sisi lain, Bagus Kahfi juga sudah membantah rumor kepindahannya ke FC Utrecht.

Jebolah program Garuda Select itu menegaskan bahwa dirinya ke FC Utrecht hanya untuk menjalani perawatan dan pemulihan cedera.

“Di Utrecht itu saya hanya melakukan pemulihan cedera saja, bukan untuk main di sini,” kata Bagus Kahfi kepada awak Media, Sabtu (30/10/2020).

“Padahal sudah saya jelaskan, tapi semakin banyak yang salah mengartikan,” ucapnya.

“Sekali lagi saya tegaskan kalau saya di sini hanya untuk rehabilitasi saja di Utrecht tidak ada hal lain,” tutup Bagus Kahfi.

Berita Terkait