Garuda Select, Oase di Tengah Ketidakpastian Sepak Bola Nasional

Arema FC menyambut baik kembalinya program Garuda Select angkatan ketiga yang kini sudah memasuki tahap seleksi di Jakarta.

Diselenggarakannya program pengembangan usia muda hasil kerja sama PSSI tersebut menjadi oase bagi sepak bola Indonesia yang sedang dirundung ketidakpastian.

Media Officer Arema FC, Sudarmaji, mengatakan, pihaknya memberikan dukungan penuh demi kelancaran program ini, walaupun diakui untuk saat ini kondisi tim masih pontang-panting setelah perpanjangan penundaan kompetisi.

“Tentunya kami sangat bersyukur dengan situasi klub sulit karena tidak adanya kompetisi berdampak pada aktivitas operasional, termasuk akademi Arema,” kata MO asal Banyuwangi itu.

“Namun, Bapak-bapak direksi Arema terus meyakinkan kami selaku pengelola akademi Arema bahwa kami harus terus melakukan pendampingan terhadap adik-adik yang ingin menjadi pesepak bola,” katanya.

Tahun ini Arema FC mendapatkan kesempatan mengirimkan tiga produk akademinya.

Proses seleksi dipimpin langsung oleh Direktur Teknik Persik Kediri, Joko Susilo, sehingga proses berjalan sangat ketat dengan kualifikasi tinggi.

Kini, tiga perwakilan Arema FC bergabung bersama 127 pemain lain dari seluruh penjuru Tanah Air yang mengikuti selection camp di Jakarta mulai 29 Oktober hingga 3 November mendatang.

Seleksi dilakukan langsung oleh Direktur Sepak Bola Garuda Select, Dennis Wise, dan pelatih Des Walker.

Tiga pemain Arema ini wajib tampil habis-habisan karena dari 130 pemain, hanya 24 pemain yang mendapatkan kesempatan berlatih enam bulan di Inggris.

“Harapan kami semua bisa lolos seleksi ini sehingga bisa memotivasi semua pihak, orangtua, dan pemain itu sendiri,” ujarnya.

“Akademi Arema semuanya berjalan baik meski tidak dalam kondisi baik seperti ini,” katanya.