Sosok Shin Tae-yong di Mata Gelandang Persija Braif Fatari

Gelandang , , memberikan penilaian terhadap pelatih , .

Menurut Braif Fatari, Shin Tae-yong merupakan pelatih berkualitas.

Braif Fatari menjadi salah satu anak asuh Shin Tae-yong selama pemusatan latihan (TC) di Kroasia.

Pemain asal Jayapura, Papua, itu mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama Shin Tae-yong menjadi pelatih timnas U-19 Indonesia.

Salah satunya ketika Braif Fatari diubah posisi aslinya dari gelandang ke striker.

Braif Fatari tak merasa kesulitan dan mampu mencetak dua gol dari 11 pertandingan uji coba di Kroasia.

Pesepakbola berusia 18 tahun itu juga senang bisa dilatih Shin Tae-yong.

Terlebih, Shin Tae-yong merupakan pelatih timnas Korea Selatan di 2018.

“Beliau orangnya tegas, disiplin, profesional, dan terus berusaha membuat kami pemain menjadi lebih baik,” ucap Braif Fatari seperti BolaSport.com kutip dari laman resmi .

Shin Tae-yong didatangkan PSSI pada Desember 2019 dengan durasi kontrak empat tahun.

Awal mulanya, pelatih asal Korea Selatan itu memulai TC timnas U-19 Indonesia pada Januari di Cikarang, Jawa Barat.

Setelah itu, Shin Tae-yong membawa beberapa pemain untuk TC lanjutan ke Thailand.

Pandemi Covid-19 yang datang membuat Shin Tae-yong baru bisa melanjutkan TC pada Agustus 2020 di Jakarta dan Kroasia.

Selama itu, Braif Fatari mengaku ia dan rekan-rekannya sudah mulai terbiasa dengan suasana latihan ala Shin Tae-yong.

Ia mengaku para pemain menerima dengan senang seluruh materi latihan atau saat pertandingan yang Shin Tae-yong berikan.

“Intinya kami harus terus berjuang keras, fokus, dan maksimal dalam setiap latihan serta pertandingan,” kata Braif Fatari.

Hampir satu tahun dilatih Shin Tae-yong, Braif Fatari mengaku merasakan perubahan dalam bentuk tubuhnya.

“Tentu, saat ini seperti bentuk tubuh, otot, dan permainan saya berbeda dibanding sebelumnya.”

“Tentu ini butuh proses dan kami harus terus bekerja keras,” tutup Braif Fatari.

Berita Terkait