Suka Pancing Emosi Pemain, Jadi Catatan Bima Sakti Soal Tim Negara Arab

gagal membalaskan kekalahan mereka dari Uni Emirat Arab (UEA) ketika kedua tim kembali bertemu di lapangan Federasi Sepakbola Uni Emirat Arab, Sabtu (24/10) malam WIB.

Pada pertemuan sebelumnya, timnas U-16 kalah dengan skor tipis 3-2, meski memberikan perlawanan sengit dan membuat UEA tertinggal dua kali. Namun pada laga kedua, timnas U-16 malah dibekuk empat gol tanpa balas.

Pelatih timnas U-16, , tidak mau cari alasan soal kekalahan ini. Menurutnya, kekalahan ini justru bagus sebagai bahan evaluasi anak asuhnya soal bagaimana kekurangan mereka, meski sudah bermain dengan cukup baik.

“Secara performa anak-anak lumayan, dalam arti mereka bermain dengan cara yang kami inginkan Namun tim banyak melakukan kesalahan di pertandingan,” tutur mantan kapten itu, dikutip laman resmi .

“Ditambah kecerdikan tim lawan pada laga semalam dengan memanfaatkan tendangan bebas sehingga menyulitkan tim kami. Hal ini menjadi poin evaluasi yang harus diperbaiki,” sambung eks pemain itu.

Tim negara Arab, menurut Bima, memang punya kecerdikan yang lebih baik dari anak asuhnya saat ini. Memaksimalkan bola mati jadi keunggulan mereka yang memang punya postur lebih besar sehingga unggul untuk duel udara.

Hal lain yang dilihat adalah bagaimana sikap para pemain UEA di lapangan, yang kerap memanfaatkan emosi dari pemain timnas U-16. Pengalaman ini penting, karena di , timnas U-16 akan melawan .

“Ini menjadi laga pertama bagi tim bertanding dengan tim luar. Bukan berarti mencari alasan dengan hasil ini. Uji coba internasional ini pada kesimpulannya bagus untuk kami,” jelas Bima.
Artikel dilanjutkan di bawah ini

“Artinya kami punya kesempatan untuk bertanding melawan tim Arab, bagaimana kami menjadi tahu bahwa mereka suka memancing emosi pemain,” tutup sosok pelatih timnas Indonesia di 2018 tersebut.

Sebagaimana diketahui, pada Piala Asia U-16 nanti timnas U-16 bakal tergabung dengan negara-negara kuat di Grup D. Indonesia harus bersaing dengan Arab Saudi, Jepang, dan Tiongkok, yang semuanya pernah menjadi juara Piala Asia U-16.

Berita Terkait