Sikap PT LIB Setelah Liga 1 Tidak Mendapatkan Izin dari Polri

Manajer Kompetisi PT Liga Baru (), Asep Saputra, memberikan sikapnya terkait belum bergulirnya kembali karena tak mendapatkan izin dari .

Menurutnya, saat ini tengah memikirkan rencana ke depan terkait keputusan tiga opsi saat menggelar manajer meeting bersama 18 klub di Yogyakarta beberapa hari lalu.

Dalam pertemuan itu disepakati bahwa Liga 1 harus bergulir pada 1 November 2020.

Jika Polri tidak memberikan izin pada 1 November, maka opsi kedua adalah Liga 1 digelar Desember mendatang.

Terakhir, jika Liga 1 tak digelar lagi, maka opsi terakhir yakni melanjutkan kompetisi pada Januari 2021.

Tentu saja diharapkan agar Polri bisa memberikan izin dari tiga opsi tersebut.

“Dari kami setelah ada tiga keputusan itu, ada beberapa rumusan yang harus kami lakukan dari dan PT LIB,” kata Asep Saputra dalam webinar yang dihadiri BolaSport.com.

“Kalau bicara soal teknis dan Liga 1 digelar 1 November, langkah cepatnya adalah melakukan penjadwalan ulang dengan patner-patner kami,” kata pria berkacamata tersebut menambahkan.

Asep Saputra menyadari bahwa klub-klub merasa kesulitan dengan ketidakjelasan Liga 1.

Contohnya seperti pelatih yang kesulitan menentukan latihan.

Dari sisi PT LIB, lanjutnya, ia tidak bisa menyebut ini semua seperti perang.

Saat ini hanya berharap kepada petinggi di PSSI, PT LIB, dan Polri, untuk membicarakan keputusan bergulirnya kompetisi sepak bola di Tanah Air.

“Kami tak bisa disebut juga ini seperti gerilya. Komunikasi antara petinggi pimpinan dengan otoritas terkait jalan atau tidak ya tetap dilakukan,” kata Asep Saputra.

Berita Terkait