Pasca 4 Pemain Positif Covid-19, Persebaya Perketat Protokol Kesehatan

Manajemen Persebaya Surabaya langsung memberlakukan peraturan yang cukup ketat perihal protokol kesehatan Covid-19. Terlebih lagi setelah empat pemain mereka terpapar Covid-19, yang diketahui dari hasil swab tes kedua pada Sabtu (26/09/20).

Pengetatan peraturan protokol kesehatan yang dilakukan manajemen itu dikarenakan mereka tak ingin terjadi hal serupa. Sebagaimana yang dibeberkan oleh Sekretaris Persebaya, Ram Surahman.

“Kita tidak mau kecolongan lagi, kita perketat untuk kebaikan pemain sendiri. Sementara itu kita juga batasi interaksi pemain dengan dunia luar, bukan mau sombong atau apa, tapi ini demi kebaikan bersama,” katanya pada Kamis (08/10/20).

Lanjut pria yang akrab disapa Cak Ram itu, tindakan manajemen ini dilakukan atas dasar inisiatif mereka sendiri. Persebaya menunggu acuan protokol dari operator Liga, namun tak kunjung diberikan.

“Menunggu protokol kesehatan dari operator Liga juga belum turun sampai sekarang,” bebernya.

Sementara itu adapun bentuk tindakan manajemen memperketat protokol kesehatan untuk para pemain, mulai dari area lapangan hingga mess. Seluruh pemain diwajibkan untuk mengenakan masker saat berkegiatan di area apartemen.

Masalah makanan pun tak luput dari perhatian manajemen, distribusi makanan mereka ubah. Biasanya pemain ke kantin kini tidak lagi. Makanan untuk pemain Bajul Ijo saat ini diantat langsung ke kamar mereka masing-masing.

Terakhir di area lapangan, usaha tim pelatih untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan menggelar latihan tertutup. Aji Santoso sudah melakukan latihan seperti ini kurang lebih dua minggu.