Yanto Basna Sukses Buat Duo Eks-Penyerang Paris Saint-Germain dan Auxerre Mandul

PT Prachuap FC yang diperkuat Yanto Basna gagal menang, tetapi duo penyerang lawan yang merupakan eks-pilar Paris Saint-Germain dan Auxerre mandul.

PT Prachuap FC menahan tuan rumah Ratchaburi Mitr Phol FC dengan skor 2-2 di Stadion Mitr Phol, Minggu (4/10/2020) malam WIB.

Bek timnas Indonesia, Rudolof Yanto Basna kembali dimaksimalkan pelatih Thawatchai Damrong-Ongtrakul mengawal lini pertahanan PT Prachuap FC.

Sedangkan lini depan tuan rumah diperkuat dua pemain kelas Eropa yang sebelumnya pernah membela Paris Saint-Germain dan Auxerre.

Ya, penyerang itu adalah Yannick Boli, pemain Pantai Gading kelahiran Prancis yang musim 2007 sampai 2010 membela Paris Saint-Germain.

Rekan Yannick Boli di depan adalah penyerang sayap asal Martinique, Steeven Langil yang sempat jadi andalan Auxerre pada 2007 hingga 2013.

Lalu, mereka juga disokong gelandang keturunan Pantai Gading kelahiran Prancis, Lossémy Karaboué, yang juga eks-pilar klub Liga Prancis lainnya, Nancy.

Namun, trio pemain yang kenyang pengalaman di Eropa tepatnya Prancis plus sokongan bintang lokal Sittichok Kannoo, gagal memaksimal menembus pertahanan PT Prachuap FC.

Bahkan, Ratchaburi Mitr Phol meski membuat dua gol, hanya satu yang dicetak pemain mereka.

Kran gol laga ini dibuka penyerang PT Prachuap FC asal Brasil, Willen Mota saat laga memasuki menit ke-24.

Namun pada awal pertandingan babak kedua, pemain bertahan PT Prachuap FC asal Filipina, Ian Ramsay melakukan kesalahan sehingga tercipta gol bunuh diri.

Skor pun imbang 1-1 dan masuk menit ke-76, PT Prachuap FC kembali unggul saat Willen Mota membuat gol kedua tim tamu.

Tuan rumah selamat dari kekalahan melalui penalti saat pertandingan masuki tambahan waktu babak kdua.

Sepakan kapten sekaligus pemain bertahan Thailand kelahiran Jerman, Philip Roller pada menit ke-90+2 membuat PT Prachuap FC gagal menang.

Pada laga ini, Rudolof Yanto Basna kembali bermain penuh walau mendapatkan kartu kuning.

Namun, Yanto Basna sukses membuat duo penyerang eks-pemain Paris Saint-Germain dan Auxerre mati kutu.