Persebaya Minta PSSI dan LIB Manfaatkan Penundaan Liga 1 dengan Gelar Medical Workshop

Manajemen Persebaya Surabaya meminta PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) memanfaatkan penundaan Shopee Liga 1 2020 untuk berbenah. Yang utama adalah terkait protokol kesehatan.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Persebaya, Ram Surahman. Sebab, sampai sejauh ini, PSSI maupun LIB belum mengirimkan panduan resmi terkait protokol kesehatan kepada klub peserta.

“Mumpung statusnya masih penundaan, kami berharap juga waktu ini dipakai untuk berbenah. Yang kemarin masih kurang, segera dibenahi,” katanya kepada Bola.net, Senin (5/10/2020).

“Khususnya pada penerapan protokol kesehatan. Ini ada waktu, ayo berbenah bersama-sama,” imbuh pria asal Gresik, Jawa Timur itu.

Federasi, kata Ram, seharusnya belajar dari apa yang dialami Persebaya, setelah ada enam anggota tim yang dinyatakan positif Covid-19. Mereka harus bisa menyiapkan protokol kesehatan yang lebih baik.

“Persebaya kan ada pengalaman berharga, ada enam yang positif. Ini menjadi pengalaman berharga bagaimana melakukan penanganan,” jelas Ram.

“Ini saya kira yang sekarang diharapkan, juga LIB maupun PSSI secepatnya berbenah, menata protokol kesehatan,” tegasnya.

Medical Workshop

Yang paling penting, kata Ram, adalah pencegahan agar klub bisa menghindari penyebaran COVID-19. Selain itu, penanganan dan mitigasi setelah ada kasus positif juga tak tak kalah penting.

“Memberi panduan standar kepada seluruh klub, bagaimana mencegah, terutama mencegahnya seperti apa, terus penanganannya seperti apa. Saya kira masih ada waktu,” lanjut Ram.

“Sampai sekarang Persebaya belum dapat dokumen resmi tentang protokol kesehatan, baru kemarin di medical workshop diberi gambaran,” pungkasnya.