Liga 1 Ditunda, Pelatih Persela Lamongan Hanya Minta Kejelasan

Pelatih Persela Lamongan, Nil Maizar mengatakan bahwa penundaan Liga 1 hingga bulan November mendatang mempengaruhi mental para pemainnya.

Para pemain Persela dikatakan sudah siap tampil di laga kompetitif pertama sejak penghetian liga bulan Maret lalu. Namun dengan penundaan kembali kompetisi Nil Maizar mmeutuskan untuk meliburkan latihan selama satu pekan.

“Jadi, sesuai kesepakatan dari manajemen, pemain, dan pelatih, kami putuskan libur satu pekan,” kata Nil Maizar, pelatih Persela dikutip dari Jawa Pos.

Nil Maizar berharap PSSI dan PT LIB sebagai operator kompetisi memberikan kejelasan tentang kelanjutan Liga 1.

“Saya sudah komunikasi dengan manajer. Kami ingin kepastian kompetisi, jalan atau tidak. Kepastian itu untuk menentukan segala sesuatu, seperti finansial,” lanjutnya.

“Pemain semangatnya sudah sampai 100 persen untuk bertanding. Tapi, karena kompetisi ditunda, mentalnya jadi menurun,” ucap mantan pelatih Semen Padang ini.
halaman 2 dari 3
Dengan ketidakpastian ini, Nil Maizar dan jajaran pelatih lain harus terus melakukan perubahan program latihan dan hal lainnya.

“Saya rasa anak-anak butuh refreshing juga. Mungkin bisa beberapa hari di rumah sambil menunggu keputusan,” ucap Nil.

“Lagi pula, jika dipaksakan untuk berlatih, Nil menilai itu akan sia-sia. Sebab, kepastian kompetisi memang belum jelas. Kami sebagai pelatih harus ada plan A, B, C. Sementara kalau tidak ada kepastian kompetisi, kami bikin program latihan pun juga tidak akan maksimal,” terangnya.

“Karena itu, selama libur, tim akan memantau kepastian kompetisi. Meski begitu, pemain diharapkan tetap menjaga kondisi fisik selama libur. Sebab, kompetisi bisa benar-benar bergulir bulan depan,” paparnya.