Liga 1 Mendadak Batal Lanjut, Mental Pemain Langsung Anjlok

Pemain , mengaku motivasinya sempat menurun usai mendengar keputusan PSSI untuk pembatalan lanjutan pada Oktober 2020. Mengingat dalam beberapa bulan terakhir dia sudah begitu semangat melakukan persiapan.

Persib sedianya bermain melawan Makassar di , Bantul pada 2 Oktober 2020. Skuad asuhan sudah dipersiapkan semaksimal mungkin.

Namun, pada Senin 28 September 2020, PSSI mengumumkan untuk menunda kelanjutan Liga 1 musim ini seperti yang sudah direncanakan. Karena mereka tidak mendapat izin keramaian dari pihak kepolisian.

“Motivasi sedikit menurun karena sudah persiapan maksimal, tiba-tiba tidak jadi. Terpaksa mau bagaimana lagi, kita harus ubah lagi,” ujar Frets kepada wartawan saat ditemui di Bandung.

Sebagai alternatifnya, PSSI memohon kepada kepolisian dan pemerintah untuk menunda jalannya Liga 1 cuma dalam waktu sebulan. Sehingga pada November 2020, kompetisi bisa bergulir kembali.

Dengan adanya wacana itu, Frets memilih untuk menjaga kebugarannya secara mandiri. Karena mulai sekarang, Persib meliburkan para pemain untuk sepekan.

“Liburan tidak kemana-mana di Mess Persib saja jaga kondisi, karena sebulan tidak terlalu jauh mending istirahat di mess saja. Tidak pulang ke kampung halaman,” tutur pemain berusia 24 tahun tersebut.

Mantan pemain Medan itu mengaku sedikit kecewa dengan keputusan yang menurutnya terlalu mepet. Apalagi banyak tim dari luar Pulau Jawa yang sudah berdatangan.

“Sebagai pemain sudah melakukan persiapan lama, H-2 dibatalin, kasihan juga sama klub-klub di luar Pulau Jawa sudah datang terus kompetisinya tidak jadi. Keputusan terlalu mendadak, kalau dua minggu sebelum, ada keputusan tidak terlalu kecewa. Kita sebenarnya sudah siap tapi kembali ke keputusan pemerintah,” jelas Frets.

Berita Terkait