Liga 1 Ditunda, Persik Kediri Batal Kerja Sama Dengan Dua Sponsor

Penundaan lanjutan musim ini berdampak serius terhadap . Pasukan Budi Sudarsono tersebut kehilangan tambahan pemasukan karena gagal menjalin kerja sama dengan sponsor.

Tak keluarnya izin keramaian dari Kepolisian Republik , yang membuat lanjutan digelar pada 1 Oktober mendatang. Masih tingginya penyebaran virus corona di Tanah Air, yang sebabnya.

Saat ini PSSI masih menunggu dan berupaya untuk menggelar lanjutan Liga 1 pada bulan depan. Namun, keinginan federasi sepakbola nasional tersebut tergantung situasi.

“Ada dua sponsor besar yang batal merapat. Ini jelas merugikan kami [Persik],” kata presiden Persik, kepada awak media.

Persik juga mesti menyusun ulang rencana yang sudah dibuat. Langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan dan efisiensi pengeluaran dari klub yang identik dengan warna ungu tersebut.

“Sekarang harus ditata ulang lagi setelah ada penundaan. Tentunya PSSI dan [ Baru] ikut bertanggung jawab. Kalau ke depan seperti ini terus, semua klub bisa bangkrut,” ujarnya.

Selain itu, Hakim meminta PSSI secepatnya menggelar pertemuan dengan klub Liga 1. Hal tersebut untuk membicarakan nasib lanjutan kompetisi yang ditunda. “Kami akan bersikap untuk langkah selanjutnya setelah ada keputusan resmi dari PSSI.”

Dalam lanjutan Liga 1 musim ini, Persik tak dapat memainkan dua pemain asing andalannya. Nikola Asceric dan Ante Bakmaz memutuskan hengkang dengan alasan yang berbeda.

Asceric memutuskan mundur dari Persik karena pandemi virus corona belum berakhir. Sedangkan, Bakmaz cabut lantaran mendapat tawaran untuk memperkuat kesebelasan dari Qatar.

Praktis kini Persik tinggal memiliki dua pemain asing yakni Jefferson Alves dan Gaspar Vega. Akan tetapi, baru Jefferson yang sudah ikut gabung dalam latihan yang digelar sejak Agustus lalu.

Sementara Gaspar, manajemen Persik masih berusaha untuk mendatangkannya kembali ke Indonesia. Eks Club Atletico Las Palmas tersebut masih berada di negara asalnya, Argentina.

Sebelum kompetisi dihentikan pada pertengahan Maret lalu, Persik menuai hasil yang kurang baik. Klub berjulukan Macan Putih tersebut belum meraih satu pun kemenangan dari tiga pertandingan yang sudah dimainkan.

Berita Terkait