Kirim Kiper ke Semua Level Timnas, Ini Resep Rahasia Akademi Persija

Pelatih kiper mengungkap rahasia mengapa Macan Kemayoran sukses mengirim kiper di segala level timnas .

Pelatih kiper Elite Pro Academy (EPA) Persija Jakarta, Arief Priyadi, mengungkapkan rahasia sukses para penjaga gawang Macan Kemayoran.

Akademi Persija Jakarta bisa dibilang sukses membina kiper jempolan lantaran selalu mengirimkan pemain ke di segala usia.

Arief Priyadi menuturkan Jakarta memiliki standar tinggi untuk para kiper di tim muda Macan Kemayoran.

Dalam beberapa waktu terakhir, Persija memang produktif menelurkan kiper kaliber .

Di level senior, terdapat yang sudah menjabat kiper utama .

Lalu di level U-19, seorang juga telah mendapat panggilan dari timnas Indonesia U-19.

Berlanjut di level U-16, paling tidak ada dua pemain yang telah dipanggil Bima Sakti di , yaitu Indra Pramana dan Hisyam Adil Tsani.

Pelatih kiper EPA Persija Arief Priyadhi mengakui memang menerapkan standar tinggi di akademi klub kebanggaan warga Jakarta.

“Misi kami itu mencetak kiper hebat sehingga Persija tidak kesulitan untuk mencari kiper di masa depan,” ungkapnya (22/9/2020).

Standar tinggi tersebut meliputi keharusan memiliki postur menjulang bagi para calon kiper Persija.

“Kami juga memiliki standar tinggi, memilih kiper terutama postur tubuh tinggi,” jelasnya.

Materi latihan para kiper muda Persija itu pun diharuskan terkoneksi dengan para pemain outfield.

“Tidak hanya itu, di sini berlatih dengan (pemain) non kiper agar terkoneksi,” tuturnya.

“Kami juga sering melakukan program individual kiper yang bertujuan meningkatkan kemampuan kiper itu sendiri,” pungkasnya.

“Misi kami itu mencetak kiper hebat sehingga Persija tidak kesulitan untuk mencari kiper di masa depan,” ungkapnya (22/9/2020).

Standar tinggi tersebut meliputi keharusan memiliki postur menjulang bagi para calon kiper Persija.

“Kami juga memiliki standar tinggi, memilih kiper terutama postur tubuh tinggi,” jelasnya.

Materi latihan para kiper muda Persija itu pun diharuskan terkoneksi dengan para pemain outfield.

“Tidak hanya itu, di sini berlatih dengan (pemain) non kiper agar terkoneksi,” tuturnya.

“Kami juga sering melakukan program individual kiper yang bertujuan meningkatkan kemampuan kiper itu sendiri,” pungkasnya.

Berita Terkait