Lini Depan PSIS Belum Puaskan Dragan Djukanovic

Pelatih Semarang mengaku masih mempunyai banyak pekerjaan rumah untuk meningkatkan kinerja tim besutannya, terutama di lini depan, sebelum kick-off lanjutan pada awal Oktober.

Djukanovic mulai fokus memberikan skema dan strategi permainan tim dalam sesi latihan di kemarin. Djukanovic menginginkan pemain PSIS memainkan sepakbola modern dengan banyak variasi serangan ketika memasuki daerah pertahanan lawan.

Hanya saja, hal itu tidak terlihat di sesi latihan tersebut. Menurutnya, pemain depan masih terlalu terburu-buru dalam melakukan penyelesaian akhir. Juru taktik asal Montenegro ini meminta pemain lebih bersabar lagi ketika berada di area pertahanan lawan.

“Kami sudah fokus ke taktikal sebelum kompetisi berjalan. Tentu ada beberapa evaluasi. Untuk lini belakang sudah bagus, namun tetap harus ada beberapa sedikit perbaikan,” beber Djukanovic dilansir laman resmi klub.

“Untuk lini depan saya sedikit kurang puas, karena pemain terlihat terburu-buru. Saya ingin pemain lebih sabar. Ketika kami menyerang, berarti kami menguasai permainan. Jadi, paling tidak pemain harus melihat dahulu bagaimana celah pemain belakang lawan. Itu pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum Liga 1 jalan.”

Kendati demikian, Djukanovic merasa senang pemain yang sudah di Semarang mengikuti sesi latihan tersebut dengan cukup antusias. Namun beberapa pemain masih berlatih terpisah seperti Septian dan Fredyan Wahyu yang harus mendapat perawatan di tepi lapangan.

Sebelumnya Djukanovic cukup puas dengan perkembangan kebugaran pemain. Dalam gim internal, penggawa terlihat bisa bermain selama 60 menit. Djukanovic akan memanfaatkan waktu tersisa untuk meningkatkan fisik pemain.

“Pemain telah menunjukkan permainan yang cukup baik selama 60 menit. Mereka lari terus tanpa kenal rasa lelah. Namun masih ada sedikit masalah soal taktik dan kondisi fisik, itu normal. Saya berharap saat kompetisi sudah berjalan, pemain akan berjuang tanpa kenal lelah selama 90 menit,” imbuh Djukanovic.

Sementara itu, striker menyambut baik intensitas program latihan Djukanovic yang sudah masuk ke ranah taktik. Menurut pemain berumur 31 tahun ini, pelatih sudah memiliki hitungan tersendiri untuk menentukan program sebelum Liga 1 dilanjutkan.

“Kalau sekarang sudah masuk ke ranah taktik, berarti tim pelatih sudah memperhitungkan apa yang harus kami lalukan jelang Liga 1 dilanjutkan. Apalagi kurang dari dua minggu lagi kami harus tandang ke kandang ,” ucap Hari Nur.

Berita Terkait