Persita Tangerang Tak Hiraukan Bongkar Pasang Pemain Tim Lain, Fokus Kekuatan Sendiri

Widodo Cahyono Putro, pelatih Persita Tangerang tak menganggap pelatih atau pemain asing di tim lain digeser sebagai keuntungan.

Pelatih berusia 49 tahun itu justru ingin timnya fokus pada kekuatan sendiri dalam lanjutan Liga 1 2020 mendatang.

“Soal klub lain ditinggal pemain dan pelatih asing, bukan ranah kami untuk berkomentar,” ucap Widodo Cahyono Putro kepada Wartakotalive.com, Sabtu (12/9/2020).

“Dan kondisi seperti apa pun di tim lain tidak serta-merta jadi keuntungan juga buat Persita,” katanya lagi.

Fokus pada tim sendiri, Widodo yakin bisa mendapatkan hasil maksimal dalam timnya jika persiapan baik dari seluruh personel tim.

“Kami menghadapi kompetisi dengan kekuatan kami sendiri dengan persiapan yang baik,” tuturnya.

Saat ini, kata Widodo, kondisi Persita Tangerang secara keseluruhan belum sempurna dan butuh pembenahan.

Dia berharap, laga uji coba dapat mematangkan kemampuan tim agar siap mengikuti kompetisi sepakbola Indonesia pada Oktober 2020 mendatang.

“Memang untuk saat ini kondisi secara keseluruhan secara tim memang belum sempurna.”

“Saya harapkan nanti akan ada lagi beberapa uji coba sebelum menghadapi kompetisi Liga 1 2020 pada Oktober mendatang,” kata Widodo.

Pelatih yang sukses menghantarkan skuad Pendekar Cisadane promosi ke Liga 1 musim ini berharap, semua pemainnya bisa menjaga kondisi fisik.

Pasalnya, mereka akan menjalani jadwal padat dan perjalanan melelahkan selama kompetisi tahun ini.

Widodo menuturkan bahwa dirinya berencana melakukan rotasi untuk menghadapi padatnya jadwal Liga 1 2020.

Bahkan, rotasi pemain sudah mulai diterapkan Widodo pada dua laga uji coba.

Dia ingin, seluruh pemain mendapat kesempatan bermain sama.

Mantan juru taktik Bali Unted dan Sriwijaya FC tersebut menjelaskan bahwa keputusan untuk menggelar uji coba melawan Persita U-20 untuk melihat potensi dari pemain muda.

Para pemain Persita junior bisa dimanfaatkan untuk membantu rotasi pemain di tim senior.

“Sejauh ini, uji coba bisa untuk melihat kualitas para pemain muda di Persita U-20 yang bisa kami ambil untuk tim senior,” tutur Widodo.

“Tetapi, mereka semua didaftarkan. Jadi, bisa naik turun seperti yoyo. Siapa nanti yang kami perlukan, bisa kami panggil,” ucap Widodo.