Ada 25 Pemain Junior Disiapkan Akademi PSIS untuk Back up Tim Utama

Semarang menyiapkan cukup banyak pemain muda kategori usia di bawah 20 tahun jelang lanjutan kompetisi 2020.

Sesuai regulasi, penggunaan pemain U-20 memang tak ada batasan atau bisa kapanpun.

Mereka diproyeksikan untuk memback up pemain-pemain senior.

Melihat stok pemain U-20 yang cukup melimpah tersebut, tentu menguntungkan PSIS.

Pasalnya, dalam setiap pertandingan klub peserta diwajibkan memasukkan dua pemain U-20 ke dalam line up tim.

Manajer , Budi Winarto, mengatakan saat ini pemain-pemain junior PSIS sudah sekitar satu bulan menjalani latihan terpisah dengan tim senior.

Latihan dipimpin Direktur Akademi .

“Secara resmi kami sebetulnya belum memulai latihan. Tapi pemain U-20 dan beberapa U-18 serta U-16 sudah ikut latihan dengan Coach di Lapangan Telo,” kata Budi Win kepada Tribunjateng.com, Rabu (9/9/2020).

“Istilahnya jaga kondisi,” tambahnya.

Dia menambahkan, ada sekitar 25 pemain yang mengikuti latihan sejauh ini di tim akademi dan berstatus pemain .

Beberapa nama sudah dikontrak panjang semisal Aqsha Saniskara Prawira, Galih Trianggoro, Damas Damar Jati, dan Riski Fajar.

Sesuai rencana, pemain-pemain masa depan tersebut akan melakoni laga uji coba pada Minggu (13/9) mendatang.

“Ada sekitar 25 pemain yang ikut latihan sejauh ini. Mereka sudah sebulan yang lalu berlatih. Besok Minggu uji coba dengan Diklat Merden Banjarnegara,” jelasnya.

Budi menegaskan, para pemain PSIS junior tetap akan berlatih.

Meski sejauh ini belum ada kabar soal penyelenggaran kompetisi kelompok umur untuk musim 2020.

“Belum ada kabar digelar atau tidak. Tapi pemain yang U-20 disiapkan coach Ridwan untuk back up pemain senior. Kalau sewaktu-waktu dibutuhkan mereka siap,” tandasnya. (*)

Berita Terkait