Persita Tangerang Terapkan Sistem Yoyo Untuk Pemain Muda

Pelatih Persita Tangerang Widodo Cahyono Putro tidak menjamin penggawa berusia di bawah 20 tahun bisa masuk ke dalam daftar susunan pemain (DSP) secara reguler pada lanjutan Liga 1 2020.

Pemantauan terhadap kemampuan pemain U-20 dilakukan Widodo dalam pertandingan uji coba di Stadion Sport Center Kelapa Dua kemarin. Di laga ini, pemain junior belum bisa mengimbangi senior mereka, sehingga menelan kekalakan telak 4-0.

Widodo mengatakan, ia ingin melihat potensi pemain junior yang bisa dimanfaatkan untuk membantu rotasi pemain di tim senior, mengingat jadwal pertandingan Liga 1 sangat padat dengan rentang waktu pemulihan kebugaran singkat.

Kendati demikian, Widodo memastikan penggawa U-20 tidak sepenuhnya menjadi langganan DSP. Ia hanya memasukkan nama pemain dengan kondisi siap, baik fisik maupun mental. Dalam uji itu, Widodo beberapa kali mengganti pemain junior ke skuad senior.

“Uji coba ini sebetulnya untuk melihat kualitas dari [pemain] U-20 yang mau kami ambil untuk senior. Tapi mereka kan semua didaftarkan. Jadi bisa naik turun seperti yoyo. Siapa nanti yang kami perlukan, bisa kami panggil,” tutur Widodo dilansir laman resmi klub.

Di lain sisi, walau meraih kemenangan telak, Widodo menilai anak asuhnya belum dalam kondisi maksimal. Menurutnya, masih banyak pembenahan yang harus mereka selesaikan sebelum Liga 1 digulirkan.

“Memang untuk saat ini kondisi keseluruhan secara tim belum sempurna. Saya harapkan nanti akan ada lagi beberapa uji coba sebelum kompetisi di Oktober, sehingga pemain sudah dalam kondisi siap untuk kompetisi,” kata mantan pelatih Bali United tersebut.

“Saya harapkan setiap pemain bisa menjaga kondisinya masing-masing, karena nanti padat jadwal, perjalanan sangat padat juga, sangat melelahkan. Jadi pasti ada rotasi pemain.”

Sementara itu, manajer tim I Nyoman Suryanthara merasa cukup puas dengan performa kedua tim, baik senior maupun junior. Pemain dari masing-masing tim berusaha memperlihatkan penampilan terbaik.

“Kami berharap ini bisa jadi awal sinergi yang baik antara dua level usia di Persita dan juga tentunya memberikan pengalaman dan pelajaran yang baik bagi kedua tim ke depannya,” kata Oman, sapaan akrabnya.

Persita akan mengagendakan beberapa pertandingan uji coba hingga menjelang kompetisi dimulai. Pelatih dan manajemen berharap pertandingan uji coba akan semakin mengasah skill, teknik, serta chemistry antarpemain.