RESMI: Persija Jakarta Lepas Sergio Farias

Pelatih Persija Jakarta Sergio Farias, memutuskan kembali negara asalnya, Brasil. Keputusan tersebut diambil karena anaknya dinyatakan terpapar virus corona.

Keponakan Farias juga sampai meninggal dunia karena terpapar virus corona. Oleh karena itu, sosok berusia 53 tahun tersebut terpaksa meninggalkan Tanah Air untuk kembali ke Brasil.

Kondisi tersebut membuat manajemen Persija mengakhiri kontrak Farias. Keputusan tersebut telah lebih dulu dibicarakan secara rinci dengan mempertimbangkan berbagai hal.

“Dengan adanya perkembangan ini, maka manajemen secara resmi mengangkat Sudirman sebagai pelatih kepala. Hal ini telah didiskusikan dengan sangat hati-hati dan menghitung segala aspek, termasuk pengalaman dan kedekatan pelatih Dirman dengan para pemain Persija,” kata presiden Persija dikutip laman resmi klub.

Di sisi lain, Prapanca berharap Farias tabah dengan cobaan yang sedang terjadi. Ia percaya eks juru formasi Pohang Steelers tersebut bisa melewati ini semua dengan tegar.

“Kami cukup terpukul dengan kabar ini. Target tinggi telah manajemen dan Farias sepakati musim ini, namun kondisi ini jelas di luar dugaan semua pihak. Atas nama Persija, kami memahami dan mengucapkan doa agar Farias tetap tegar, serta semoga kembali sehat untuk sang putra,” ujarnya.

Karier melatih Farias bersama Persija terbilang sangat singkat. Ia didatangkan pada awal musim ini untuk mengisi posisi Edson Tavares dan baru menjalani dua pertandingan .

Hasilnya, Farias membawa Persija meraih satu kemenangan atas Borneo FC, dan ditahan . Empat poin yang dikumpulkan tersebut membuat dan kawan-kawan bercokol di posisi sembilan klasemen.

Semenjak kompetisi dihentikan pada pertengahan Maret lalu, Farias pulang ke Brasil. Akan tetapi, ia tetap memberikan materi latihan mandiri yang wajib dijalankan seluruh pemain.

Liga 1 dijadwalkan kembali berlangsung pada 1 Oktober mendatang. Kepastian ini didapatkan usai PT Liga Baru (), menerbitkan surat bernomor 244/LIB-COR/VII/2020, yang dikirimkan ke seluruh klub beberapa waktu lalu.

Semua pertandingan dipusatkan di Pulau Jawa, dan digelar tanpa kehadiran penonton. Sementara, klub yang bukan berasal dari Pulau Jawa, PT LIB menyiapkan dua tempat sebagai kandang sementara yakni , Sleman, dan .

Dalam lanjutan Liga 1 musim ini Persija memutuskan tidak berkandang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (). Juara Piala Presiden 2018, memilih bermain di Stadion Sultan Agung, Bantul, untuk menjamu lawan-lawannya.

Berita Terkait