MBB Bangkrut, Persik Kediri Ganti Jersey

Kediri akan memakai jersey baru pada lanjutan setelah menjalin kerja sama selama dua musim dengan apparel lokal asal Malang, Noij, menggantikan Maniak Baju Bola () dari Bogor.

Manajer Persik mengungkapkan, MBB sudah tidak menyuplai perlengakapan tim yang telah dilakukan sejak berlaga di Liga 3, karena menghentikan produksi sebagai dampak pandemi virus Corona.

Situasi itu membuat manajemen menerima tawaran kerja sama dengan Noij. Menurut Syarif, selepas memutus hubungan kerja sama dengan MBB, mereka sempat mendapat tawaran dari sejumlah apparel.

Selain Persik, MBB juga turut menjadi sponsor apparel dua klub Liga 1 lainnya, yakni Banda Aceh dan . Namun sampai saat ini, Persiraja dan Madura United belum mengumumkan pergantian jersey.

“Kegiatan produksi mereka sudah berhenti, termasuk mendukung kebutuhan jersey Persik. Di internal apparel, mereka juga telah mendengar MBB sudah tidak berkegiatan,” jelas Syarif.

“Jadi ada beberapa apparel yang mengajukan diri kepada Persik untuk bisa bekerja sama di lanjutan Liga 1 2020. Kami mendapat penawaran yang bagus dari Noij. Kami bisa mengaplikasikan dalam material dan desain jersey, termasuk konsep peluncuran jersey ini. Kerja sama akan berjalan di musim ini dan 2021.”

Warna jersey tidak mengalami perubahan dibandingkan sebelumnya. Ungu dengan kombinasi merah menjadi warna utama jersey Persik. Sedangkan warna kuning digunakan untuk laga tandang, serta putih sebagai jersey ketiga.

Sementara itu, komisaris utama PT Noij Global, Khaleda Pramodha Wardani, menyatakan, pihaknya sudah sepakat dengan manajemen Persik terkait filosofi jersey Macan Putih.

“Untuk mencirikan Persik dan Kediri, pada jersey kuning, kami tambahkan corak macan. Sementara jersey putih dengan corak kain tenun ikat Bandarkidul,” ucap wanita yang akrab disapa Keke itu.

Keke mengungkapkan, jersey produksi mereka mengusung spirit juara musim 2003. Pada tahun itu, Persik berhasil merengkuh juara untuk kali pertama menyusul kesuksesan tim di dua kasta berbeda sebelumnya.

“Spirit itu yang ingin kami bawa di musim ini. Kami tahu, tahun 2018, Persik juara Liga 3. Lalu dilanjutkan juara tahun 2019. Harapannya, tahun 2020, Persik bisa kembali juara seperti 2003,” ujar Keke.

Berita Terkait