Supardi Tegaskan Persib Bandung Pantang Anggap Remeh Tim Pesaing

Kapten Bandung, , menegaskan bahwa timnya tidak pernah menilai tim lain lebih lemah. Hal ini terkait banyaknya tim yang kehilangan pemain atau bahkan pelatih jelang bergulirnya 2020.

Beberapa klub harus kehilangan pemain asing mereka karena berbagai sebab. Ada klub yang berganti pelatih seperti FC dan Borneo FC, atau bahkan ada klub yang hingga kini belum latihan sama sekali, Makassar.

“Kemampuan tim di Liga 1 merata, tidak ada satu pun tim yang kami pikir di bawah. Tidak ada rumus dalam tim Persib untuk under estimate pada tim lain,” tegas Supardi kepada awak media.

“Karena kami memikirkan mereka selalu lebih baik sebagai antisipasi. Saya yakin persiapan tim lain juga maksimal, dan setiap tim punya target, dan kami juga punya target,” imbuh Supardi.

“Kami fokus pada tim kami, dan tidak pernah bicara tim lain, kami bicarakan sejauh mana perkembangan tim kami, itu yang paling penting,” sambung bek kanan veteran berusia 37 tahun tersebut.

Pada laga uji coba kontra TIRA , Persib harus puas bermain imbang tanpa gol. Kedua tim sama-sama sudah lama kembali latihan di lapangan, dan menurut Supardi hasil imbang itu justru bagus untuk Persib.

“Kami tidak cetak gol itu ada hikmahnya. Jadi, kami tahu di mana letak kesalahan kami. Kami bersyukur juga dengan hasil imbang dan yang paling penting kami syukuri pemain tidak ada yang cedera.”

“Menatap liga yang sesungguhnya, kami harap semua teman-teman tim dalam keadaan 100 persen utuk bertanding. Hasil ini fair, karena TIRA juga tim kuat dan padu. Di liga, TIRA punya materi pemain yang sudah lama main bersama, dan mereka juga jadi favorit di liga nanti.”

“Kami bermain di kandang tanpa dan terbiasa dengan keadaan sebelumnya yang didukung ribuan suporter. Uji coba ini penting untuk bagaimana menghadapi suasana dan kondisi seperti ini, ini pelajaran penting.”

“Saya pikir, ada baiknya nanti kalau memang dibolehkan, teman-teman di sana boleh nonton bareng juga tapi kalau tidak boleh, lebih baik jangan karena kemeriahan mereka harus tetap bisa kami rasakan juga.”

Berita Terkait