Arema FC yang Masih Tanpa Pelatih Kepala Jelang Liga 1 Bergulir…

Arema FC terus menggelar latihan untuk mempersiapkan diri menghadapi lanjutan Liga 1 2020 yang akan bergulir kurang dari satu bulan ke depan.

Sayangnya, porsi latihan teknik dan taktik belum bisa berjalan maksimal karena masih menunggu kedatangan pelatih kepala yang baru.

Dalam satu bulan terakhir, Arema FC memang fokus menjalankan latihan fisik untuk mengembalikan kondisi.

Latihan teknik tetap diberikan, tetapi porsinya tidak sebanyak complex training yang diberikan.

Asisten pelatih Arema FC, Charis Yulianto, juga membenarkan hal tersebut.

Sejauh ini fokus staf pelatih tak beranjak dari mengembalikan kondisi pemain pasca-libur kompetisi selama empat bulan, tak terkecuali saat menggelar uji coba melawan tim lokal pekan lalu.

Kabar baiknya kini kondisi fisik tim sudah 90 persen sehingga tim pelatih sudah mulai mengalihkan fokus ke masalah taktik, teknik, dan strategi tim.

“Selama satu bulan terakhir ini selain fokus fisik, anak-anak juga kami berikan taktik. Nanti masuk strategi dan segala macam pemain sudah lebih siap bersama pelatih kepala baru,” kata asisten pelatih berusia 42 tahun itu.

Namun, masalahnya hingga saat ini pelatih kepala Arema FC belum menunjukkan batang hidungnya.

Manajemen menyebut kedatangan nakhoda baru terganjal masalah perizinan masuknya warga asing oleh otoritas terkait di Indonesia. Kedatangannya tidak bisa dipastikan, bergantung pada perizinan.

Charis Yulianto berharap pelatih baru bisa datang paling lambat awal pekan kedua bulan September. Menurut dia, tiga pekan latihan taktik cukup ideal bagi sebuah tim.

Sebaliknya, itu bakal jadi masalah jika si pelatih kepala baru datang lebih lambat dari perkiraan. Belum lagi perlu adanya proses adaptasi dan perkenalan dengan semua anggota tim.

“Kalau pelatih kepala saya berharap pekan kedua sudah bergabung, jangan sampai (datangnya) pertengahan dua minggu terakhir. Kan juga tidak ideal juga bagi pelatih kepala,” tuturnya.

“Namun, insya Allah dari staf pelatih bisa langsung cepat, pelatih datang bisa secepatnya menyesuaikan diri di Arema,” katanya.