Madura United dalam Proses Renegosiasi Kontrak Pemain

Skuad Madura sudah berlatih lagi selama sepekan terakhir di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan. Namun, komposisi skuad mereka belum lengkap karena beberapa pemain belum kembali.

Manajer , , mengatakan masih dalam tahap menyelesaikan renegosiasi pemain. Artinya, terdapat beberapa pemain yang belum mencapai kesepakatan baru.

“Proses renegosiasi kontrak pemain, sedang kami lakukan. Sejauh ini, secara persentase sudah 85 persen selesai dan sepakat dengan pemain,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai pelatih kepala Laskar Sape Kerap tersebut, Senin (31/8/2020).

Negosiasi ulang diperlukan mengingat kompetisi Shopee 2020 akan digelar secara luar biasa. Kompetisi dilanjutkan mulai 1 Oktober mendatang tanpa adanya degradasi.

Pandemi COVID-19 juga memaksa klub-klub kontestan beradaptasi dengan kondisi baru. Selain protokol kesehatan, juga memberikan izin kepada para klub untuk hanya menggaji para pemainnya 50 persen saja.

Dengan mayoritas pemain sudah sepakat dengan kontrak baru, Madura United hampir merampungkan proses negosiasi ulang ini.

“Kami mentargetkan proses renegosiasi kontrak pemain selesai dalam minggu pertama September,” tutur Rahmad Darmawan.

Madura United memulai latihan sejak Jumat (21/8/2020), yang menjadi perdana setelah lima bulan terakhir di tengah pandemi virus corona.

Rahmad Darmawan tidak ingin membuang waktu dengan memberi porsi latihan berat kepada para pemainnya. Dia ingin meningkatkan kondisi fisik dkk. setelah lima bulan tidak berlatih bersama.

“Kami menggelar latihan dengan intensitas tinggi, bisa dikatakan latihan berat. Tapi, kami tidak hanya berikan penguatan fisik. Kami juga ingin memulihkan sentuhan karena sudah lama tidak latihan secara tim,” ungkap pelatih yang karib disapa RD itu.

Tim berjulukan Laskar Sape Kerap itu terakhir kali latihan bersama pada Maret silam. Setelah itu, semua pemain pulang ke kampung halaman masing-masing. Kompetisi Shopee juga dihentikan sejak pandemi COVID-19 mendera dunia.

Berita Terkait