Fakhri Husaini Bicara soal Disiplin dalam Sepakbola

Mantan juru taktik Indonesia, memberikan gambaran soal kedisiplinan dalam tim.

Hal ini disampaikan oleh Fakhri Husaini tepat di mana momen sedang heboh mencoret beberapa pemain U-19 Indonesia karena indisipliner.

Meskipun ungkapan Fakhri Husaini tersebut tidak tertuju khusus untuk .

Pasalnya, gambaran soal kedisiplinan dari Fakhri Husaini hanya ungkapan kata-kata saja dalam unggahan di Instagram-nya dan tidak ada penulisan untuk timnas U-19 Indonesia sama sekali.

Walaupun begitu, Fakhri Husaini mencoba memberikan arti penting kedisiplinan yang tentunya penting bagi para pemain.

Arti penting kedisiplinan bisa dilihat bagaimana baru-baru ini Shin Tae-yong berani mencoret dua pemainnya dari timnas U-19 Indonesia karena tindakan indisipliner, 29 Agustus 2020.

Padahal, pencoretan tersebut hanya tinggal beberapa waktu saja sebelum timnas U-19 Indonesia berangkat ke Kroasia.

Dua pilar timnas U-19 Indonesia yang dicoret Shin Tae-yong yakni serta Ahmad Afhridrizal.

Kedua nama tersebut dipulangkan oleh Shin Tae-yong dari timnas U-19 Indonesia karena datang terlambat ketika latihan.

Menurut informasi yang beredar, Fano dan Ahmad Afhridrizal datang terlambat karena ketiduran.

Dengan dicoretnya Serdy serta Afhridrizal, Shin Tae-yong hanya membawa 27 pemain timnas U-19 Indonesia yang akan menjalani pemusatan latihan di Kroasia.

Dapat dilihat bagaimana ketegasan Shin Tae-yong dalam mendidik skuat Garuda muda perihal kedisiplinan.

Tak hanya Shin Tae-yong, belum lama ini Fakhri Husaini pun juga memberikan gambaran pentingnya kedisiplinan.

Hal itu disampaikan oleh mantan pelatih timnas U-19 Indonesia tersebut melalui unggahan Instagram-nya, 30 Agustus 2020.

Menurut Fakhri Husaini, kedisiplinan sangat penting baik itu di dalam maupun di luar lapangan.

Selain itu, Fakhri juga menjelaskan kekompakan tim juga dapat dilihat ketika saling peduli mengingatkan kedisiplinan kepada rekannya masing-masing.

“Disiplin di dalam lapangan, harus dimulai dari disiplin di luar lapangan,” kata Fakhri Husaini seperti dilansir oleh BolaSport.com dari Instagram-nya.

“Begitu pula, kekompakkan di dalam lapangan, dimulai dari kekompakkan di luar lapangan.

“Jika kamu membantu agar temanmu tidak membuat kesalahan di luar lapangan. Percayalah, temanmu akan membantumu melebihi yang kamu lakukan kepadanya pada saat kamu membuat kesalaham di dalam lapangan.

“Kekompakkan, kerja sama membutuhkan kualitas,” ujarnya.

Berita Terkait