Cedera Parah, 2 Pemain Timnas Indonesia U-19 Tak Ikut ke Kroasia

Kedua pemain tersebut saat ini sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Royal Progress. Peluang buat Amanar dan Ernando untuk sembuh dalam waktu dekat dipastikan sudah tertutup.

Kabar ini dibenarkan oleh dr. Bobby Natanel Nelwan dari Rumah Sakit Royal Progresss. Khusus Ernando, ia memang sudah absen dalam latihan Timnas U-19 dalam beberapa hari terakhir karena cedera bahu.

“Amanar lutut ligamen putus, diperbaiki. Dioperasi kalau tak diperbaiki dia nggak bisa balik. Setelah enam bulan baru bisa menendang-nendang bola, setelah sembilan bulan baru bisa bertanding,” kata Bobby Natanel Nelwan kepada wartawan.

“Ernando cedera di bahunya. Bahunya sering keluar, sering lepas (dislokasi). Dioperasi juga. Bisa 4-6 bulan baru bisa pegang bola. Setelah itu baru bisa latihan ketat lagi,” ujarnya menambahkan.

Dalam waktu dekat, Timnas U-19 akan menjalani pemusatan latihan di Kroasia. Karena cedera, Amanar dan Ernando pun dipastikan tak akan disertakan dalam rombongan yang berangkat ke Kroasia.

Kemungkinan juga mereka berdua bakal absen di Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan. Turnamen pemanasan jelang Piala Dunia U-20 itu bakal berlangsung pada 14-31 Oktober mendatang.

“Kalau ke Kroasia nggak bisa, ngGak mungkin. Kalau cedera-cedera biasanya disingkirkan (tersisih) karena kecenderungan nggak bisa ikut latihan tensi tinggi,” ucap Bobby.

Selain Amanar dan Ernando, sebenarnya ada dua pemain Timnas U-19 lainnya yang cedera. Mereka adalah Risky Muhammad Sudirman dan Rizky Ridho yang juga absen latihan dalam beberapa hari terakhir.

Sudirman kemungkinan dicoret karena Shin Tae-yong selaku pelatih Timnas U-19 mengindikasikan mencari dua kiper baru. Sementara Rizky Ridho tak bisa latihan full. Belum ada keterangan dari PSSI terkait kondisi mereka saat ini.

Sementara itu, Timnas U-19 berencana mengirim hampir 30 pemain ke Kroasia mulai akhir Agustus. Di sana mereka juga akan beruji coba melawan Kroasia, Bulgaria, dan Arab Saudi pada 2-8 September.