Pemain Persija Putri Ini Tak Takut Lawan Pria di Game Sepak Bola

Basia Putri Chaerul sudah mencintai sepak bola sepenuhnya. Selain memainkannya secara nyata dan berkarir di dalamnya, pemain Persija Putri tersebut sangat suka memainkan si kulit bundar secara virtual.

Ya, melalui game Pro Evolution Soccer (PES) yang ada di konsol PlayStation 4, Basia bisa dikatakan hampir setiap hari memainkan game tersebut. Klub Manchester United jadi andalannya tiap kali bermain.

Walau tidak jago, yang pasti perempuan 22 tahun itu tidak takut jika ditantang untuk bertanding PES meski dengan gamer pria sekalipun.

Hal itu terlihat dalam acara Pengenalan Pemain Persija E-Sport di salah satu kafe daerah Radio Dalam, Jakarta, beberapa hari lalu. Basia yang datang bersama kiper Persija Sahar Ginanjar tak takut ketika ditantang pemain Persija E-Sport.

Memang dia kalah. Tapi, dari sisi permainan di dalam game, perempuan asli Jakarta itu patut diacungi jempol.

Basia mengaku bermain game seperti itu sering dilakukannya ketika bosan. Apalagi selama masa pandemi korona yang memaksanya latihan mandiri. Lama tidak berkumpul dengan rekan-rekan di Macan Kemayoran membuatnya bosan dan melampiaskannya dengan bermain game.

’’Ya siapa yang tidak bosan tiap hari latihan fisik sendirian. Paling tidak main game jadi salah satu cara untuk menghilangkan itu,’’ bebernya.

Penggemar Cristiano Ronaldo itu mengaku tidak kecanduan. Hanya bermain game di kala senggang. Paling tidak, selain bisa menghilangkan bosan, game sepak bola bisa memberinya banyak pengetahuan tentang strategi bermain di lapangan.

Selain menghabiskan waktu bermain game di sela-sela latihan, akhir-akhir ini Basia sudah berani bermain bola di lapangan secara langsung. Bersama rekan-rekannya di Persija, dia sudah berlatih di lapangan.

’’Tapi tidak seperti dulu, kami tetap menjaga jarak dan benar-benar memperhatikan protokol kesehatan. Cuci tangan dan segala macamnya itu,’’ katanya.