Ketua PSSI Datang, Bima Sakti Beri Kabar Gembira Perkembangan Timnas Indonesia U-16

Pelatih memberikan kabar gembira kepada Ketua Umum , , seputar pemusatan latihan U-16. Bima Sakti menyebut pemusatan latihan yang sudah berlangsung lebih dari satu pekan berlangsung lancar.

Laporan itu diungkapkan Bima Sakti ketika menerima kunjungan Mochamad Iriawan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Selasa (18/8/2020). Kunjungan itu menjadi yang kedua dilakukan Mochamad Iriawan ke pemusatan latihan Timnas Indonesia U-16.

Bima Sakti menyebut Timnas Indonesia U-16 mengalami perkembangan signifikan dalam gaya permainan dan kekompakan tim. Bima Sakti berharap hal itu bisa berdampak positif dan dipertahankan sampai Piala U-16 2020.

“Semua berjalan lancar dan semua anggota tim juga dalam kondisi sehat. Kami semua mencapai tujuan menunjukkan prestasi terbaik Timnas Indonesia. Kami juga merasa satu keluarga dan satu rumah yang sama,” kata Bima Sakti seperti dikutip situs resmi PSSI.

Dalam kunjungan tersebut, Mochamad Iriawan sempat mengikuti sesi latihan berupa lari-lari kecil keliling lapangan. Bahkan, pria yang akrab disapa Iwan Bule itu sempat memberikan motivasi kepada para pemain setelah sesi latihan.

“Kedatangan saya kali kedua ke sini untuk menunjukkan perhatian federasi kepada Timnas Indonesia U-16. Sesuai arahan , prestasi Timnas Indonesia harus bunyi, baik di level Asia Tenggara maupun dunia,” tegas Iriawan.

Bisa Bersaing

Mochamad Iriawan mengaku terus mengikuti perkembangan pemusatan latihan Timnas Indonesia U-16. Berkaca dari hasil uji coba yang dilakukan, Iriawan yakin pasukan Bima Sakti bisa bersaing.

Menurut Iriawan, Timnas Indonesia U-16 bisa bersaing di Piala AFC U-16 2020. Hal itulah yang membuat Iriawan berharap para pemain bisa maksimal dalam mempersembahkan prestasi.

“Tim ini sangat membanggakan karena hadir sebagai satu-satunya negara Asia Tenggara di Piala AFC U-16. Ingat, empat tim terbaik dari turnamen ini akan lolos ke putaran final U-17 di Peru pada 2021,” ujar Iriawan.

“Jangan gentar dengan nama besar itu. Mereka juga sama-sama manusia dan bola itu bundar. Bahkan, kita sudah pernah menghadapi China di . Tidak kalah juga saat itu, tapi imbang 0-0,” tegas Iriawan.

Berita Terkait