Ilija Spasojevic: Saya Mau Raih 10 Gelar Juara Sebelum Pensiun!

Striker Bali , , ingin melengkapi minimal meraih 10 gelar juara sebelum gantung sepatu.

Pemain asal Montenegro itu secara terang-terangan menyatakan masih haus akan gelar juara.

Saat bermain di Liga Georgia, Ilija Spasojevic sudah menghasilkan tiga trofi, termasuk juara liga.

Pada tahun 2015, Ilija Spasojevic berhasil membawa Persib meraih Piala Presiden dan musim berikutnya, ia sukses mendapatkan gelar juara Liga Premier Malaysia bersama Melaka United.

Di era Liga 1, Spaso sudah dua kali mengantar Bhayangkata FC dan menjadi kampiun pada 2017 dan 2019.

Dengan demikian tujuh gelar sudah ia kumpulkan dan masih ingin setidaknya tiga lagi atau lebih sebelum akhirnya memutuskan pensiun.

“Target saya ingin tetap meraih banyak prestasi. Saya sudah juara 7 kali. Tiga kali di Georgia, satu kali di Malaysia, dan tiga kali di Indonesia.” ucapnya dikutip dari Youtube Bali United.

“Saya mau raih gelar juara 10 kali sebelum pensiun!,” tegasnya.

Pada musim , Spaso tetap percaya timnya akan mengulangi kesuksesan yang sama meskipun tak lagi bermarkas di Bali.

Bali United sendiri akan mengunakan Stadion Sultan Agung, Bantul, karena aturan kompetisi yang difokuskan dihelat di Pulau Jawa.

“Dari tiga edisi Liga 1, saya sudah menjuarai sebanyak dua kali. Tahun ini kami masih berpeluang besar juara lagi,” ucap pemain itu.

“Bagi saya, meraih gelar juara itu memang sulit, tetapi yang paling sulit itu mempertahankan gelar juara. Itulah yang paling saya inginkan.”

“Meski kami tak bermain di Bali, saya tetap yakin tim kami kuat asalkan mampu menjaga konsistensi seperti musim lalu,” imbuhnya.

Selain trofi Liga 1 2020, ia yakin timnya juga bisa meraih satu trofi lagi pada 2020.

Meskipun tengah berada di posisi buncit Grup G Piala 2020, tim berjulukan Serdadu Tridatu masih punya peluang lolos dengan syarat mampu memaksimalkan tiga laga sisa.

“Selain itu masih ada Piala AFC. Kami masih berpeluang lolos asalkan mau berpikir positif,” tuturnya.

“Kami punya tim bagus, latihan kerja keras, juga didukung pelatih yang luar biasa. Saya yakin bisa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Spaso memang tak memungkiri ingin mengoleksi banyak trofi individu.

Namun, ia menegaskan bahwa berjuang bersama tim untuk meraih kemenangan jauh lebih penting.

“Soal mencetak gol, tentu saya ingin lebih baik dari musim-musim sebelumnya,” ucapnya.

“Namun di usia saya yang bulan depan akan 33 tahun, saya kira akan lebih baik untuk membantu tim meraih kemenangan lebih dulu.”

“Asal tim bisa mendapatkan tiga poin, mencetak gol itu bonus bagi saya,” tutup Spaso.

Berita Terkait