Disebut Ada Kekurangan, Stopper Muda Arema FC Peka

Setelah asisten pelatih menyebut ada kekurangan pada lini belakang saat ujicoba, pemain belakang muda FC mengakui bahwa dirinya dan rekannya memang baru menjalani latihan bersama dan membutuhkan adaptasi.

Charis Yulianto langsung menyebut bahwa timnya memiliki kekurangan pada lini belakangnya saat menjalani ujicoba. Hal ini tak lepas dari beberapa pemain lokal yang bergabung dengan Indonesia dan pemain asing yang belum tiba di Indonesia.

Sebagai pemain yang biasanya juga mendapat kepercayaan dari saat masih menjadi pelatih Arema FC, Nurdiansyah mengakui bahwa dirinya memang masih belum begitu kompak bersama rekannya karena baru dua minggu menjalani latihan bersama.

Namun setelah adanya beberapa perbaikan dari tim pelatih, Nurdiansyah menyebut bahwa dirinya sudah mengalami peningkatan yang bagus. “Iya perkembangan pastinya ada tapi belum 100 persen. Ya masih 80 persen lah kan kita juga baru latian selama dua minggu,” ujar Nurdiansyah.

Saat ini, jebolan Junior ini mengatakan bahwa dirinya sudah lebih baik sejak pertama kali latihan bersama. Tapi Nurdiansyah juga tak ingin puas begitu saja karena ingin mendapatkan hasil yang lebih baik lagi sebelum turun di lanjutan .

“Alhamdulillah adaptasi berjalan lancar setelah lima bulan tidak latihan bersama,” ucap Nurdiansyah.

Disinggung mengenai pelatih kepala yang saat ini belum tiba di Malang, Nurdiansyah mengaku tidak ada masalah. Ia menganggap tiga asisten pelatih yakni Charis Yulianto, Kuncoro dan cukup membantu adaptasi lagi setelah lama tidak latihan bersama.

“Tidak ada pelatih kepala bukan sebuah masalah, karena kami juga masih ada coach Charis, coach Kuncoro, coach Singgih untuk memberikan materi latian,” pungkasnya.

Berita Terkait