Persis Solo Ajukan Diri Sebagai Tuan Rumah Fase Grup Liga 2 2020

PT Liga Baru () selaku operator kompetisi profesional Indonesia mengonfirmasi bahwa ada penambahan tim yang mengajukan sebagai tuan rumah fase grup .

Sebelumnya, ada lima tim yang diumumkan maju menjadi tuan rumah fase grup Liga 2, yakni PSMS Medan, PSPS Riau, , Cilacap, serta Sulut asal Manado.

Solo menjadi nama terbaru yang diumumkan LIB telah mengajukan diri sebagai tuan rumah fase grup. Nantinya, 24 tim akan tampil pada fase ini, dan kompetisi digelar home tournament.

Pengajuan Persis menjadi tuan rumah babak awal, atau fase grup, diumumkan oleh selaku direktur operasional LIB, melalui rilis kepada awak media yang diterima Minggu, 16 Agustus.

“Ada penambahan satu klub yakni dari Persis Solo. Sehingga total terdapat enam klub yang resmi mengajukan diri sebagai tuan rumah babak penyisihan grup,” beber mantan Kapolda Lampung itu.

Sebanyak 24 tim tersebut nantinya dipecah ke dalam empat grup yang masing-masing dihuni oleh empat tim. Tentunya, akan dilalui fase pengundian yang akan dilakukan secara virtual pekan depan.

Klub-klub Liga 2 pun sudah menerima surat dari LIB terkait pengundian grup yang dilakukan secara virtual dan disaksikan oleh perwakilan tim melalui aplikasi Zoom. Pengundian bakal digelar Rabu (19/8).

Pada kesempatan itu, turut dilakukan penentuan tuan rumah. “Itu artinya dari enam klub tersebut, akan ada dua klub yang tersingkir dari bursa pencalonan tuan rumah,” jelas Sudjarno menambahkan.

LIB juga bakal memberi subsidi tambahan untuk tuan rumah Liga 2 musim ini. Hanya saja, mereka masih merahasiakan nominal yang bakal diberikannya. Sebagai awal, seluruh tim mendapat subsidi sebesar Rp600 juta, yang dibagi ke dalam beberapa termin.

Nantinya, dua tim teratas dari setiap grup bakal melaju ke delapan besar. Dalam babak delapan besar tersebut mereka akan menerima subsidi tambahan sebesar Rp200 juta, yang dibagikan dalam dua termin untuk masing-masing klub.

Pada semi-final, klub yang lolos akan kembali mendapatkan Rp200 juta. Juara Liga 2 berhak mendapatkan uang sebesar Rp500 juta, dan satu tempat promosi ke Liga 1 musim depan. Sementara runner-up mengantongi Rp300 juta, serta bermain di kompetisi kasta teratas Indonesia.

Berita Terkait