Arema Sampaikan Empat Poin Penting untuk Pengelolaan Stadion Gajayana

Media Officer FC, menyampaikan empat poin penting dalam pengajuan diri atas pengelolaan sebagai salah satu visi klub yang kembali digaungkan.

Karena bagi tim Singo Edan, stadion yang dibangun pada 1924 itu memiliki nilai yang tinggi. Termasuk perjalanan Arema sejak memulai kompetisi era Galatama musim 1987 hingga saat ini.

“Supaya nilai historisnya tidak hilang, maka ada tiga hal dalam penggunaan Stadion Gajayana,” Sudarmaji mengatakan kepada media, Selasa (11/08/20) lalu.
Tiga poin dalam visi klub ke depannya, berkaitan dengan teknis penggunaan stadion saat dikelola nanti.

“Pertama, dipergunakan tim senior dalam program latihan secara rutin. Kedua untuk pembinaan usia dini, dan ketiga adalah Football Education yang kami pisahkan di Stadion Gajayana,” beber dia.

Sedangkan satu poin lain adalah mencari solusi terbaik terhadap beberapa cabang olah raga (cabor) yang juga beraktivitas di Gajayana.

“Agar tidak meminggirkan cabor-cabor lain, terutama atletik yang bersinggungan langsung dengan sepak bola,” Sudarmaji melanjutkan.

Keempat poin itu lah yang akan menjadi bahan presentasi kepada Pemerintah Kota Malang. Mengingat Stadion Gajayana adalah aset penting Pemkot dengan sejumlah fasilitas olah raga di sekitarnya.

Berita Terkait