Indonesia Tidak Punya Wakil Langsung di Liga Champions Asia Musim Depan

Kompetisi elit antar klub di Asia atau akan memperluas kontestan menjadi 40 klub di fase grup mulai musim depan. Sementara Piala akan diiukuti oleh 48 tim di babak fase grup.

Penambahan ini tentu saja akan berdampak pada jumlah wakil dari tiap asosiasi.

Format yang sama yakni membagi wilayah menjadi dua (timur dan barat) masih akan dipertahankan oleh AFC di Liga Champions Asia musim depan.

Berdasarkan peringkat kompetisi AFC terbaru yang dirilis oleh akun Twitter Footy Rankings, sudah terlempar dari 12 besar wilayah timur.

Untuk mendapatkan jatah , baik itu kualifikasi atau direct slot, kompetisi asosiasi wajib menempati 12 besar di wilayahnya (barat/timur).

Indonesia kalah bersaing dengan Myanmar yang memiliki jatah satu babak kualifikasi untuk ajang LCA musim depan. Sementara negara Asia Tenggara seperti, Thailand (2 tim), , Singapura, Vietnam dan akan mendapat jatah satu wakil langsung di babak fase grup.

Rangking ini diperbaharui oleh AFC setiap empat tahun sekali berdasarkan performa tiap wakil klub asosiasi di kompetisi-kompetisi AFC seperti LCA dan Piala AFC.

Sementara di Piala AFC, Indonesia akan memiliki dua wakil, masing-masing di fase grup dan babak kualifikasi.

Negara kuat Asia seperti, Jepang, China, Qatar dan akan memiliki masing-masing tiga klub di babak fase grup dan satu di babak kualifikasi.

Wakil Indonesia pada Piala AFC 2020 adalah dan Makassar yang saat ini tampil di babak fase grup.

Bali United turun kasta ke Piala AFC 2020 setelah kegagalan mereka di Kualifikasi LCA. Sementara PSM sukses melaju berkat kemenangan di babak kualifikasi.

Berita Terkait