Zulfiandi Tunda Gabung Ke TC Timnas Indonesia

Gelandang bertahan Zulfiandi dipastikan terlambat bergabung ke pemusatan latihan (TC) Indonesia pada akhir pekan ini di Jakarta, karena fokus memulihkan cedera.

Zulfiandi mendapatkan cedera telapak kaki pada akhir tahun lalu menjelang Liga 1 2019 usai. Cedera itu diperoleh ketika ia memperkuat di ajang di Filipina. Zulfiandi terpaksa naik meja operasi, dan selanjutnya harus memulihkan kondisinya dalam empat bulan.

Pemain berusia 25 tahun ini belum dimainkan Madura di awal musim 2020. Kendati demikian, namanya masuk ke dalam daftar 29 pemain yang dipanggil mengikuti bersama dua penggawa Madura United lainnya, dan Asep Berlian.

Kondisi Zulfiandi kini belum sepenuhnya bugar, sehingga ia mesti menjalani terapi di bawah asuhan fisioterapis tim, Rudyus Suseno. Menurut Zulfiandi, ia terlebih dulu fokus memulihkan kondisinya sebelum bergabung ke TC timnas senior.

“Saya sudah bicara dengan Pak (direktur Madura United). Rencananya tim akan mengirim surat terkait kondisi saya yang masih 90 persen, masih butuh penguatan dan memulihkan kondisi fisik saya,” ujar Zulfiandi dilansir laman resmi klub.

Sementara itu, Asep sangat senang masuk ke dalam daftar skuad Garuda. Di bawah asuhan Shin Tae-yong, Asep berharap mendapat kesempatan memakai senior.

“Impian semua pemain pasti ingin membela Timnas. Ini kesempatan berharga yang membuat saya senang. Keluarga saya juga senang dengan kabar pemanggilan untuk ikut training center. Saya berjanji bakal giat dalam belatih dan menunjukkan kemampuan terbaik saya,” tegas Asep.

Pernyataan tak jauh berbeda dilontarkan Fachrudin. Bek Laskar Sape Kerrab ini mengatakan, kegiatan TC timnas senior bisa menghilangkan kejenuhan setelah selama empat bulan tidak berada di lapangan.

“Tahu sendiri banyak pemain yang bingung. Biasanya ada sepakbola, ini berbulan-bulan tidak ada sepakbola. Adanya TC ini bisa membuat saya lebih intensif lagi latihan, tentunya juga serius untuk timnas,” tandas Fachrudin.

Timnas senior akan memulai latihan perdana, Sabtu (25/7), di Stadion Madya Gelora Bung Karno Jakarta. Namun satu hari sebelumnya, pemain dan ofisial menjalani swab test.

Berita Terkait