Red Gank PSM Kumpulkan Donasi untuk Korban Banjir Bandang Masamba

Salah satu kelompok Makassar, , tak ingin keberadaannya cuma sebatas men-support klub kebanggaan. Mereka juga selalu ingin bermanfaat bagi masyarakat.

Senin, 13 Juli, ketenangan di daerah Masamba berubah menjadi jeritan. Banjir bandang tanpa permisi memorakporandakan kawasan yang terdapat di Kabupaten Luwu Utara tersebut. Lumpur di mana-mana. Tak sedikit yang menjadi korban.

Derita yang dialami masyarakat Masamba itu pun menggerakkan hati Red Gank untuk melakukan aksi. Mulai 15 Juli lalu, mereka turun ke jalan untuk mengumpulkan donasi. Rencananya, penggalangan donasi tersebut diakhiri pada 25 Juli.

’’Terkait yang di Masamba itu, kami sudah jalan. Kami mengumpulkan donasi di beberapa titik di Makassar. Kami pun meminta teman-teman Red Gank di luar Makassar untuk melakukan hal yang sama,’’ ucap Sekretaris Jenderal Red Gank Sadakati Sukma ketika dihubungi Jawa Pos.

Nantinya, hasil dari pengumpulan donasi tersebut dimaksimalkan untuk membantu korban banjir bandang Masamba. Hanya, Red Gank belum menentukan seperti apa bentuk bantuan yang akan disalurkan. Pria yang akrab disapa Sadat tersebut mengaku akan melihat situasi terlebih dahulu.

’’Kami masih menunggu kira-kira apa yang mereka butuhkan di sana. Jangan sampai kami memberikan sesuatu yang kurang optimal,’’ jelas Sadat.

Namun, sebagian perwakilan Red Gank zona Sidrap sudah turun langsung ke Masamba sejak beberapa hari lalu. Itu dilakukan lantaran jarak antara Sidrap dan Masamba tidak terlalu jauh. Sementara itu, Red Gank Makassar akan menyusul setelah donasi terkumpul.

Sejatinya, ini bukan kali pertama Red Gank melakukan penggalangan donasi. Sebelumnya, mereka juga melakukan hal serupa untuk membantu korban banjir Bantaeng. Hasil donasi yang mereka kumpulkan digunakan untuk membeli sembako bagi para korban.

Hanya, donasi itu tak langsung diberikan kepada korban banjir Bantaeng. Red Genk menyalurkan sembako melalui dua posko yang ada di kawasan Bantaeng. Namun, berkat aksi tersebut, Red Gank juga menerima penghargaan dari pemerintah Bantaeng.

’’Ada semacam piagamnya. Itu inisiatif dari mereka sebagai ucapan terima kasih bagi kami yang membantu,’’ terang pria kelahiran Sidrap tersebut.

Red Gank memang lekat dengan aksi sosial. Bahkan, lembaga Red Gank peduli secara struktural. Selama pandemi Covid-19, Red Gank juga melakukan beberapa aksi untuk membantu korban terdampak.

Aksi pertama yang dilakukan adalah penyemprotan disinfektan pada rumah-rumah ibadah di Makassar saat awal-awal pandemi masuk ke Makassar. Untuk kegiatan itu pun, mereka mendapat bantuan alat penyemprotan dari manajemen PSM.

Selain itu, mereka melakukan pengumpulan donasi untuk membeli sembako bagi korban terdampak. Saat Makassar memasuki masa PSBB April lalu, Red Gank juga turun ke jalan untuk membagikan masker kepada warga yang diharuskan tetap beraktivitas di luar rumah.

’’Kami berikan kepada tukang becak, tukang ojek. Kalau ada pengendara sepeda yang tidak menggunakan masker juga kami beri,’’ tutur Sadat.

Berita Terkait