Pembatalan Liga Uni Emirat Arab Tak Pengaruh Tim Nasional

Ujung tombak Al Jazira, Ali Mabkhout, tetap optimistis akan tetap tampil maksimal dalam empat pertandingan sisa mereka di kualifikasi , meski kompetisi domestik musim 2020 dibatalkan.

Federasi sepakbola UEA (UAEFA) telah membatalkan kompetisi UAE Pro League tahun ini, karena menganggap situasi tidak memungkinkan untuk menggelar pertandingan liga. UEA Pro League telah menjalani 19 pertandingan untuk musim 2019/20, dan federasi memutuskan tidak ada juara.

Ali memaklumi keputusan yang diambil UAEFA, karena mereka lebih mengedepankan keselamatan dan kesehatan orang banyak dibandingkan harus berisiko terpapar virus Corona, meski kans untuk menjadi juara tahun ini sirna.

“Angka [jumlah gelar juara] masih bisa dikejar di masa mendatang, selama kami masih memiliki tekad dan kemauan,” tegas Ali diwartakan laman Al Ittihad.

Dibatalkannya kompetisi sedikit banyak memberikan pengaruh terhadap yang sedang berjuang lolos dari Grup G, karena pemain tidak memiliki kondisi fisik yang bagus akibat minim bertanding.

Peluang UEA masih terbuka, walau menempati peringkat empat klasemen sementara dengan nilai enam, terpaut lima angka dari yang berada di puncak. Namun UEA masih memiliki satu pertandingan sisa lebih banyak dibandingkan pesaingnya.

Khalil Uni Emirat Arab – (10102019)
Ditambah jadwal sisa menguntungkan UEA, mengingat mereka lebih sering menjamu lawan-lawannya. Setelah menerima kedatangan , The Whites selanjutnya bertandang ke Indonesia. Selepas itu, mereka menjamu Thailand dan Vietnam.

“Dibatalkan kompetisi bisa memberikan dampak bagus buat tim nasional. Apalagi pemain tidak perlu membagi konsentrasi, sehingga fokus ke tim nasional,” kata pemain berusia 29 tahun ini.

“Jika dilanjutkan, pemain akan bertanding di tengah cuaca panas dan kelembaban tinggi, sehingga faktor cedera juga dapat dihindari setelah tidak banyak bertanding di liga.”

Dengan penghentian kompetisi, persiapan akan lebih panjang. Untuk menghadapi Malaysia dan Indonesia pada Oktober, Al-Abyad dijadwalkan memulai pemusatan latihan (TC) tahap pertama antara pekan ketiga Juli dan pertengahan Agustus. Tahap kedua TC dijadwalkan berlangsung pekan terakhir September sampai pertandingan.

Namun hingga saat ini UEA belum menentukan pelatih setelah memutus kontrak Ivan Jovanovic. Setelah tiga nama sempat menjadi kandidat, belakangan muncul pelatih asal Kolumbia, Luis Pinto, yang turut meramaikan bursa.

Berita Terkait