Tekanan Fans & Media Lecut Motivasi Pemain Arema Cronus

jelang-lawan-psm-tren-arema-cronus-sedang-menurunPelatih Arema Cronus Milomir Seslija menyampaikan ucapan terima kasih kepada fans dan media yang belakangan kerap memberikan tekanan, sehingga tim Singo Edan terlecut memetik kemenangan 2-0 atas PSM Makassar di Stadion Gajayana, Jumat (15/10) malam WIB.

Tekanan terhadap Milomir ini berkaitan dengan hasil di dua laga sebelumnya, yakni imbang melawan Mitra Kukar di laga kandang, serta dikalahkan tuan rumah Persegres Gresik United. Milo, sapaan Milomir, bersyukur dengan adanya terkanan itu.

“Saya lega. Sebelum pertandingan ini kami mendapatkan banyak tekanan. Tekanan yang besar ada pada teman-teman media. Setelah gagal memenangkan dua laga, ada yang bilang Cristian Gonzales, [Esteban] Vizcarra, dan Milo tidak bagus,” ujarnya.

“Tidak apa-apa, karena kami berhasil membuktikan diri kami bisa menang. Jadi, saya perlu mengucapkan terima kasih kepada media di Malang. Tekanan membuat kami termotivasi menang, dan mengeluarkan kemampuan terbaik. Pemain membutuhkan dukungan, dan hari ini Aremania memberikan dukungan yang luar biasa.”

Milo menambahkan, Arema menguasai penuh jalannya pertandingan. Para pemain mampu membuat PSM tidak bisa mengembangkan permainan dengan tidak membiarkan berlama-lama menguasai bola.

“Kami mendapatkan banyak peluang. Tidak benar jika kami buruk di babak kedua, karena banyak peluang yang kami hasilkan. Kalau bisa masuk, kami bisa mencetak hingga enam gol. Tapi tidak masalah, karena skor ini sudah cukup mengangkat mental kami,” tutur Milo.

Arsitek asal Bosnia ini juga memberikan sindiran kepada sejumlah suporter yang terus membandingkan dirinya dengan pelatih PSM Robert Rene Alberts yang pernah membawa Arema juara.

“Terakhir, Milo [Jumat] malam ini lebih baik dibandingkan Robert, dan sebelumnya rekor saya dengan dia adalah empat pertemuan, tiga kali Milo menang dan sekali draw,” cetus Milo. (gk-48)