Pemain Persiba: Penghentian Liga Membunuh Impian Saya

Muhammad Solehudin

“Impian saya sejak kecil adalah ingin menjadi pemain bola, dengan adanya pemberhentian liga otomatis itu membunuh impian saya sekaligus mata pencaharian saya,” itulah kalimat yang diucapkan Solehudin saat ditanya pendapatnya mengenai pemberhentian Liga , Rabu (6/5/2015) kemarin.

Soleh adalah winger yang juga terkena dampak dari pemberhentian kompetisi. Lebih lanjut, Soleh mengatakan untuk saat ini ia hanya bisa berpasrah dan mencoba melajutkan kuliah di Surabaya.

Soleh mengaku akan mengambil jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) di salah satu universitas negeri di Surabaya. Namun karena mata pencariannya sudah tidak ada, maka Soleh juga berencana mencari pekerjaan saat sedang tidak kuliah.

“Ya kuliah sambil kerja saja, biar bisa ada penghasilan. Sekarang ini saya sudah mulai membuat surat lamaran pekerjaan,” ujar Soleh.

Hal ini membuat Soleh akan menjalankan kuliah sembari bekerja agar bisa memenuhi kebutuhannya.

Kuliah juga menjadi pilihan bagi pemain belia Persiba lainnya, seperti yang bakal dilakukan dan .

Kedua pemain belia ini memang sudah terdaftar sebagai mahasiswa di sebuah universitas di Yogyakarta. Febly mengaku belum memikirkan akan berbuat apa, namun kemungkinan terbesar adalah melanjutkan kuliah.

“Belum tau mau bikin apa, tapi kemungkinan lanjut kuliah saja,” katanya.

Cerita berbeda justru diungkapkan . Ia mengatakan bahwa dirinya kemungkinan akan membantu sang ibu berjualan sate kambing di Kota Solo.

Menurut Bayu, ibunya memiliki sebuah warung makan yang menyediakan sate.

“Belum tau juga mau jadi apa, mungkin bantu ibu saya saja mengurus warung makan sate,” ujar Bayu. (Tribun Kaltim)

Berita Terkait