PSSI Ingatkan Bahwa Izin Piala Menpora Bisa Dicabut Sewaktu-waktu

Terlihat jelas raut bahagia dari wajah Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, saat menerima surat izin keramaian dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainuddin Amali, untuk Piala Menpora 2021.

Menurutnya, izin yang diterbitkan oleh Polri itu adalah sesuatu yang diidam-idamkan PSSI dan seluruh stakeholder sepak bola lainnya. Meski bukan izin kompetisi, melainkan turnamen pramusim, itu saja dinilai sudah cukup untuk menggerakan lagi geliat sepak bola Indonesia.

“Kami tidak henti-hentinya mengucapkan terima kasih kepada Menpora. Apa yang ditunggu federasi dan stakeholder sepak bola akhirnya tiba. Sejarah tertorehkan, yaitu izin di sistuasi Covid-19 akhirnya diberikan oleh Kapolri (Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo),” ujar Iriawan dalam konferensi virtual (19/2/2021).

“Sebelumnya kami tiga kali mengajukan izin (kompetisi). Pertama pada 1 Oktober untuk bisa menggulirkan lagi kompetisi. Kedua pada 1 November kami ajukan izin lagi. Kemudian pada 1 Februari 2021 kami ajukan lagi. Tapi baru keempat kalinya setelah Kapolri berganti izin dikeluarkan,” tuturnya melanjutkan.

Tapi, Iriawan menekankan bahwa semua pihak yang terlibat di sepak bola jangan bahagia berlebihan. Yang harus diutamakan adalah komitmen untuk melaksanakn protokol kesehatan di Piala Menpora. Pasalnya, jika ada protokol kesehatan yang dilanggar bukan tidak mungkin izin keramaian dari pihak kepolisian bisa dicabut.

“Apabila nanti terjadi sesuatu, pihak kepolisan bisa mencabut izin sewaktu-waktu yang telah dikeluarkan. Kami memohon ke seluruh komponen sepak bola harus memantuhi aturan yang ada,” ujar Iriawan.

Sebaliknya, jika Piala Menpoa bisa berlangsung sesuai protokol kesehatan yang telah ditentukan, maka izin untuk kompetisi musim 2021 bisa mudah didapat. (bolalob)