Laga Kontra Persik dan Persib Jadi yang Paling Berkesan bagi Ismed Sofyan

Ismed Sofyan sudah melalui banyak pertandingan sejak bergabung dengan Persija Jakarta pada 2002. Dari sekian laga yang Ismed lalui bersama Persija, ada dua yang paling berkesan untuk pemain bernomor punggung 14 tersebut.

Laga pertama yang dipilih Ismed adalah Persija kontra Persik Kediri di Liga Indonesia 2007.

Saat itu Ismed berhasil mencetak gol spektakuler dari tengah lapang Stadion Lebak Bulus, Jakarta.

Bahkan, gol tersebut ditasbihkan sebagai yang terbaik di Asia pada 2007.

“Tahun 2007, tepatnya lawan Persik Kediri, aku bikin gol jarak jauh kurang lebih dari jarak 35 meter. Dan gol itu masuk gol terbaik se-Asia Tenggara. Itu gol yang sangat istimewa bagi saya,” ungkap Ismed.

Selain pertandingan melawan Persik di Liga Indonesia 2007, ada satu laga lain yang paling berkesan dan selalu diingat oleh pemain yang karib disapa pak Haji ini.

Laga tersebut adalah melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 23 September 2018.

“Paling dikenang ya (lawan) Persib Bandung. Apalagi yang terjadi pada musim 2018, karena mungkin bisa dibilang pertandingan lawan Persib selalu jadi pertandingan yang besar. Kalau di luar negeri ada istilah ‘el classico’ ya kalau di Indonesia mungkin kita ya, laga Persija melawan Persib,” kata Ismed.

“Dari pengamanan, tekanan yang begitu besar dari pendukung tuan rumah, jadi saya pikir, pertandingan melawan Persib selalu berkesan buat saya. Karena sejak awal datang ke stadion, kita harus menggunakan mobil barakuda, begitu juga saat meninggalkan stadion. Itu yang menjadikan kesan tersendiri saat bertandang ke Bandung,” ujar Ismed menambahkan. (bolalob.com)