Shin Tae-Yong Yakin Ansan Greeners Takkan Menyesal Rekrut Asnawi Mangkualam

Ada peran besar manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong, dalam kepindahan Asnawi Mangkualam Bahar, ke Ansan Greeners. Sosok berusia 55 tahun tersebut pun lantas memberikan penjelasannya.

Sampai sekarang Ansan Greeners belum mengumumkan perekrutan Asnawi. Namun, kabar yang beredar pilar PSM Makassar tersebut bakal mendapatkan kontrak selama satu tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun.

“Dalam perjalanan pulang setelah pemusatan latihan di Spanyol bersama timnas Indonesia U-19, saya mendengar kabar dari Ansan, saya sangat merekomendasikan dia,” kata Tae-yong saat wawancara dengan Sport Chosun.

“Asnawi juga menunjukkan kemauan keras untuk membantu tim, dia katakan selalu mau belajar,” pria asal Korea Selatan tersebut menambahkan.

Tae-yong juga tak sungkan untuk mengaku sangat sayang dengan Asnawi. Bahkan, ia menyebut eks Persiba Balikpapan tersebut punya kemampuan bermain di K-League 1, yang merupakan kompetisi kasta tertinggi Korea Selatan.

“Pemain ini [Asnawi] adalah nomor satu di hati saya. Dia pemain yang tak akan membuat Anda menyesali keputusan. Dia seorang pemain yang bisa bekerja tidak hanya di K-League 2 tapi juga di K-League 1,” ucapnya.

“Pemain Indonesia memang tidak terlalu terdorong teknologi. Mental dan kompetitifnya kalah dengan pemain Korea [Selatan]. Tapi pemain ini [Asnawi] memiliki kekuatan mental dan fisik,” ia melanjutkan.

Selain itu, Tae-yong menjelaskan kelebihan yang dimiliki Asnawi. Menurutnya, pemuda asal Makssar itu bisa bermain di berbagai posisi tergantung dengan kebutuhan tim.

“Timnas Indonesia biasanya memainkan dia sebagai bek kanan, tapi jika dibutuhkan dia juga bisa bermain di posisi gelandang bertahan.”

“Saat dia diminta melakukan man marking, dia akan mengejar dan menjaga lawan sampai ke ujung dunia. Itu adalah gaya permainan yang dia punya.”

Andai benar dikontrak Ansan Greeners, Asnawi bakal menjadi orang Indonesia pertama yang berkiprah di semua level kompetisi Korea Selatan. Ia juga akan menjadi pemain pertama menggunakan kuota pemain Asia Tenggara, yang diterapkan di liga pada musim lalu.

Sebelumnya, pemain Vietnam, Nguyen Chong Phuong, pernah bergabung dengan Incheon United pada 2019. Akan tetapi statusnya masih menggunakan slot pemain asing reguler bukan kuota Asia Tenggara.