Pelatih Baru Timnas Indonesia Wanita Pernah Tangani Klub Putri Australia

PSSI beberapa waktu lalu telah mengumumkan secara resmi pelatih baru timnas Indonesia wanita usai rapat Eksetukif Komite (Exco).

Rapat yang dilangsungkan, Rabu (20/1/2021) mengeluarkan keputusan untuk menunjuk Rudy Eka Priyambada sebagai juru taktik timnas Indonesia wanita yang baru.

Itu artinya saat ini timnas Indonesia wanita sudah mempunyai pelatih yang sebelumnya diisi oleh Rully Nere.

Dalam pemilihannya, PSSI melakukan seleksi terlebih dahulu sebelum menentukan siapa sosok yang layak menangani timnas Indonesia wanita.

Seleksi sendiri dilangsungkan selama beberapa hari dan melibatkan beberapa kandidat.

Dianggap mempunyai perencanaan dan pemahaman yang baik akhirnya Rudy Eka Priyambada dipilih oleh PSSI.

Usai mengetahui dirinya keluar sebagai kandidat, Rudy Eka Priyambada pun bereaksi.

Ia mengatakan langsung bersujud syukur setelah ditunjuk sebagai pelatih timnas Indonesia wanita.

“Langsung nangis sujud syukur waktu pertama dikasih tau saya lolos. Nah itu kan dibahas waktu rapat Exco PSSI, ada yang memberi tahu kalau saya yang kepilih,” katanya kepada awak media.

Pelatih berusia 38 tahun itu bercerita pertama kali dirinya mengetahui adanya seleksi untuk pelatih timnas Indonesia wanita.

Ia mengakui mengetahui informasi tersebut dari sebaran PSSI di web resminya.

Memang seperti diketahui bahwa Rudy Eka Priyambada merupakan salah satu pelatih yang sudah memiliki lisensi kepelatihan Pro AFC.

Atas dasar itu dirinya mencoba untuk mengikuti seleksi tersebut.

“Awalnya memang tahu dari sebaran bahwa dibutuhkan pelatih untuk timnas wanita. Nah alhamdulillah-nya saya sudah Pro (Lisensi AFC), yang berarti saingan saya itu ada 20-an,” jelasnya.

Selain itu terdapat fakta menarik dari Rudy Eka Priyambada.

Pria yang sempat tinggal di Australia itu memanfaatkan waktunya di sana untuk menangani salah satu tim wanita.

Tim tersebut bernama Allstar Eastern Victory, salah satu tim wanita U-16 yang ada di Asosiasi Victoria, Melbourne, Australia.

“Tentu percaya diri, kebetulan saya juga sudah pernah menangani tim wanita di Australia, Allstar Eastern Victory di Melbourne. Itu tim wanita U-16. Waktu itu kan saya sempat tinggal di Australia kurang lebih satu tahun di sana,” pungkasnya.