Dragan Djukanovic Semringah PSIS Semarang Kembali Ke Stadion Jatidiri

Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic merasa senang tim besutannya akan kembali bermarkas di Stadion Jatidiri pada tahun ini setelah mendapat lampu hijau dari pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.

Renovasi stadion sudah dimulai sejak 2017, kala PSIS masih berlaga di Liga 2. Renovasi ini memaksa tim Mahesa Jenar harus mengungsi ke Stadion Moch Soebroto di Malang saat menjadi tuan rumah.

Duel melawan Arema FC pada 14 Maret bakal menjadi laga terakhir PSIS di Magelang. Selain Liga 1 2020 dibatalkan, PSIS juga akan menggunakan Stadion Jatidiri pada tahun ini.

Kepastian menggunakan Jatidiri tertuang dalam surat inas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng bernomor 426 (23) tertanggal 22 Januari 2021. Djukanovic yang saat ini sedang pulang kampung ke negaranya menyambut gembira keputusan tersebut. Djukanovic berharap segera ada kepastian mengenai kompetisi tahun 2021.

“Berharap kami bisa segera memulainya [Liga 1],” demikian tulis Djukanovic yang memasang foto Stadion Jatidiri di akun Instagram pribadinya.

Kegembiraan bermarkas di Stadion Jatidiri juga disampaikan AS Sukawijaya. CEO PSIS ini berharap agar Mahesa Jenar mampu tampil lebih baik, dan dapat mendulang prestasi ketika Liga 1 2021 digulirkan.

“Terima kasih Pak Gubuner Ganjar Pranowo, Pak Kadisporapar Sinung Rachmadi yang telah mengizinkan PSIS kembali berlaga di Stadion Jatidiri pada tahun 2021. Terima kasih juga teman-teman Panser Biru yang telah memperjuangkan kembalinya PSIS ke Jatidiri,” kata pria yang akrab disapa Yoyok ini.

“Semoga dengan kembalinya PSIS berlaga di Stadion Jatidiri dapat membawa nama besar Semarang dan Jawa Tengah di kancah persepakbolaan nasional.”

Sementara dalam keterangannya, Disporapar menyatakan, pihaknya memberikan rekomendasi berdasarkan kajian dan pencermatan secara mendalam atas permohonan PT Mahesa Jenar PSIS Semarang, sehingga mereka akhirnya memberikan rekomendasi.

“Berkaitan dengan dimulainya pelaksanaan pekerjaan konstruksi [lanjutan] pembangunan Stadion Utama Jatidiri, maka PT Mahesa Jenar PSIS Semarang diminta untuk penyesuaian,” demikian pernyataan Disporapar dilansir laman PSIS.

“Terakhir, hal-hal yang berkenaan dengan administrasi pemakaian Stadion Utama Jatidiri akan diatur lebih lanjut sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.”