PT LIB Bersikeras Ingin Mendapatkan Vaksin untuk Shopee Liga 1

Shopee Liga 1 tidak mendapat jatah prioritas vaksin dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) memutar otak untuk mendapatkan vaksin tersebut.

Kemenpora tidak memenuhi permohonan PSSI terkait vaksin untuk kompetisi, terutama Shopee Liga 1. Permintaan yang dipenuhi hanya vaksin bagi Timnas Indonesia.

“Saya ingin sepak bola mendapatkan vaksin secepatnya, untuk kompetisi,” kata Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita.

“Bagaimanapun caranya, kompetisi harus mendapatkan vaksin. Saat ini, kami selalu berkomunikasi dengan PSSI terkait dengan masalah vaksin ini,” jelas Lukita.

Cabang olahraga (cabor) sepak bola sejauh ini direkomendasikan untuk mendapatkan 178 vaksin dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Kemenpora. Jumlah tersebut bakal didistribusikan ke Timnas Indonesia seluruh kelompok usia.

Lukita mengatakan pihaknya bahkan sanggup membeli vaksin jika diperjualbelikan. “Harus diusahakan dan memang akan kami usahakan,” tutur Lukita.

“Sekarang kami mengusahakan sekuat tenaga terkait vaksin ini. Kalau bisa didapat meski secara komersial pun, PT LIB siap menanggung ini semua,” imbuhnya.

Saat ini, status Shopee Liga 1 musim ini masih belum jelas. PT LIB tidak kunjung mendapatkan izin dari kepolisian untuk menggelar kompetisi.