Kabomania Rayakan Hari Jadi Ke-14, Aditya Putra Dewa: Semoga Makin Dewasa dalam Mendukung Persikabo

Mengusung tagline ‘Kami Set14’, Kabomania, Senin (18/1/2021) merayakan hari jadinya yang ke-14 tahun.

Berbagai doa dan harapan mengalir dari berbagai Koordinator Wilayah (Korwil) Kabomania yang tersebar diseluruh wilayah khususnya Bumi Tegar Beriman, tak terkecuali dari pemain Laskar Padjajaran.

Pemain belakang Persikabo 1973, Aditya Putra Dewa mengatakan bahwa Kabomania merupakan salah satu suporter yang loyal dan militan.

“Pertama saya ucapkan selamat hari jadi yang ke 14 tahun untuk Kabomania semoga semakin jaya, semakin kompak, semakin kreatif dan terus loyal mendukung Persikabo,” ujarnya kepada TribunnewsBogor.com.

Aditya pun berharap Kabomania menjadi suporter yang fanatik dan tetap menerima serta bersahabat dengan suporter manapun dan menjaga rasa persaudaraan.

“Harapan saya dengan bertambahnya usia dari Kabomania semakin dewasa dalam mendukung Persikabo, semakin loyal kepada Persikabo, trus menjadi suporter tauladan di Bogor, semakin banyak Ide-ide kreatif dalam mendukung tim, khususnya, sepak bola yang Ada di Bogor,” bebernya.

Aditya pun berharap dengan soliditas yang ada saat ini, tim berjuluk Laskar Padjajaran dapat disegani di nasional maupun asia.

“Saya yakin suatu saat dengan kebersamaan ini bisa membawa Bogor menjadi salah satu tim yang akan disegani di sepak bola Indonesia maupun Asean,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Kabomania, Muhammad Yusuf Kiat berharap organisasi suporter yang dipimpinnya dapat tetap menjaga persaudaraan sesama anggota maupun kepada suporter lain.

Lebih lanjut, Yusuf mengatakan bahwa prinsip dasar sepak bola salah satunya adalah rasa kebersamaan dan memperbanyak persaudaraan.

“Kalau harapan mah standar aja. Kabomania semakin kompak, solid dan juga lebih berguna buat persepakbolaan Indonesia, terutama untuk sepak bola kabupaten Bogor,” ujarnya kepada TribunnewsBogor.com.

Yusuf pun mengatakan bahwa dalam perayaan ulang tahun Kabomania kali ini tidak ada perayaan umum mengingat saat ini diberlakukan peraturan PPKM.

“Kita berdoa di masing-masing wilayah. Tidak ada kerumuman, kita harus pahami situasi dan kondisi yang terjadi. Terlebih saat ini diberlakulan PPKM. Kita tetap patuh prokes,” tegasnya.

Selain itu, Yusuf berharap Liga Indonesia dapat segera bergulir kembali.

Menurutnya, banyak yang menggantungkan nasib dari sepak bola.

“Liga kembali berjalan agar perekonomian yang hidup daei sepak bola kembali hidup dan suporter tidak lagi menjadi sebuah objek semata tetapi menjadi sebuah subjek,” tandasnya.