Robert Rene Alberts Keberatan Liga 1 2021 Digelar Maret

Operator kompetisi sepak bola Indonesia, PT Liga Indonesia Baru (LIB), memproyeksikan menggelar Liga 1 2021 pada Maret mendatang. Menurut wacana yang beredar, pembukaan Liga 1 2021 akan berlangsung di Stadion Manahan, Solo.

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, menanggapi wacana tersebut. Pelatih asal Belanda itu mengaku keberatan bila Liga 1 2021 digelar pada bulan Maret karena dirasa terlalu cepat.

Alberts memprediksi, bila kompetisi digelar pada Maret 2021, akan ada banyak klub yang merasa tidak siap untuk mengikuti kompetisi karena sejumlah kondisi.

Sebab, tim membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk mempersiapkan skuadnya agar bisa tampil maksimal di kompetisi.

Pasalnya, kondisinya saat ini banyak kontestan Liga 1 yang kehilangan pemain andalannya, terutama pemain asing.

Bahkan, beberapa klub, seperti Persebaya Surabaya, Madura United, hingga Persipura Jayapura sudah membubarkan skuadnya.

Tentu saja, mereka membutuhkan waktu untuk membangun kembali skuadnya agar bisa tampil maksimal di kompetisi.

“Menurut saya, rencana untuk menjalankan liga di bulan Maret terlalu cepat. Jika setiap klub belum mulai berlatih dan banyak klub masih mencari pemain asing baru, itu tidak ideal,” kata Alberts kepada wartawan, Senin (18/1/2021).

“Kami berbicara soal kualitas liga dan antusiasme untuk suporter dan standar dari sepak bola Indonesia dalam platform yang lebih besar,” kata dia.

Selain itu, dari sisi teknis pun Alberts menilai, semua klub tidak akan memiliki waktu persiapan yang ideal.

Dalam menghadapi kompetisi, setidaknya klub harus memiliki periodisasi latihan selama enam hingga delapan pekan. Itu pun dengan catatan, para pemain hanya berlibur selama enam pekan.

Adapun di Indonesia, kondisinya kompetisi sudah terhenti sejak Maret 2020 karena wabah virus corona sehingga sudah hampir satu tahun lamanya pemain tidak bermain dalam level kompetisi.

Melalui pertimbangan tersebut, semua klub membutuhkan masa periodisasi persiapan yang lebih panjang untuk membuat para pemain berada dalam level ideal untuk bisa kembali berkompetisi.

“Klub juga belum berlatih, belum melakukan persiapan, pemain tidak bermain selama satu tahun. Jika di musim yang normal, dalam kondisi yang normal, pemain berlibur selama 6-8 pekan dan setelah itu latihan pramusim juga berjalan 6-8 pekan. Itu karena kondisi tidak terlalu menurun,” kata Alberts.

“Jangan lupakan juga sulitnya berlatih di Indonesia dengan situasi seperti saat ini karena Covid. Tidak mudah menggelar uji coba atau latih tanding. Jadi, jika ada masukan liga bergulir Maret, saya rasa itu terlalu cepat,” kata dia.

Lebih lanjut Alberts mengatakan, hingga saat ini dia juga belum membuat program persiapan bagi Persib menghadapi Liga 1 2021. Menurut dia, program persiapan baru akan disusun setelah adanya kepastian dari PSSI ataupun PT LIB mengenai nasib kompetisi Indonesia.

“Kami belum menyiapkan apa pun untuk itu (Liga 1 2021). Para pemain melakukan latihan dan beberapa pemain berlatih bersama di lapangan pribadi yang tersedia di Bandung. Para pemain yang berada di luar negeri ada yang berlatih dengan klub lain atau berlatih dengan personal trainer,” kata Alberts.

Terkait wacana Liga 1 2021 bergulir pada Maret mendatang, PT LIB pun sudah mengonfirmasinya. Dalam pernyataannya, menggelar Liga 1 20201 pada Maret mendatang masuk dalam opsi perencanaan PT LIB. Hanya, itu baru sebatas proyeksi.

Sampai dengan saat ini, PT LIB masih menunggu izin dari pihak kepolisian agar kompetisi bisa kembali bergulir. Setelah izin keluar, barulah PT LIB dan PSSI bisa memastikan jadwal gelar kompetisi.