Marko Simic Ceritakan Indonesia kepada Media Ternama Kroasia

Pemain Persija Jakarta asal Kroasia, Marko Simic menceritakan Indonesia kepada salah satu media di negaranya.

Tentu perbedaan antara Kroasia dan Indonesia dirasakan oleh Marko Simic selama berbaju Persija Jakarta.

Jangankan Kroasia dan Indonesia, Eropa dan Asia saja sudah sangat jelas perbedaannya.

Dilansir Bolasport.com dari Novilist.hr, Senin (18/1/2021) menurut Marko Simic, Indonesia merupakan negara penuh keberagaman.

Apalagi Indonesia juga sangat menghormati orang-orang yang mempunyai iman yang berbeda.

Ia juga menilai bahwa Indonesia merupakan negara yang sangat religius.

Terlihat dari setiap kegiatan yang dijalani bersama tim, berdoa merupakan hal yang wajib dilakukan.

“Indonesia adalah negara mayoritas Islam. Mereka sangat menghormati iman mereka, tetapi juga untuk orang lain. Aku tidak merasa terancam dengan cara apapun. Misalnya, sebelum pelatihan, setelah pelatihan, sebelum dan setelah permainan, doa adalah wajib,” jelasnya.

Selain itu, Marko Simic juga menyukai budaya dan makanan yang ada di Indonesia.

Karena dirinya sudah mulai terbiasa, Marko Simic tidak merasakan kesukitan untuk hidup di Indonesia.

Namun memang bahasa menjadi kendalanya selama ini meski sudah mulai paham beberapa kosa kata di Indonesia.

“Mereka memiliki budaya yang aku suka. Makanannya berbeda, tapi aku sudah terbiasa dan itu membuat hidupku lebih mudah. Perbedaan bahasa memang terasa tapi saya dapat memahaminya dengan baik,” katanya.

Usai beberapa tahun hidup di Indonesia, Marko Simic merekomendasikan untuk siapapun datang ke Indonesia.

Ia meyakini jika sudah datang ke Indonesia dan menikmati semua tempat wisata yang ada maka tidak akan pernah ada rasa menyesal.

“Ketika aku kembali aku mulai dengan pelatihan yang lebih intensif karena rencana di masa depan. Indonesia adalah negara yang indah, dan saya sangat menyarankan siapa pun, jika mempunyai uang lebih baik untuk mengunjungi Indonesia,”

“Ada pulau-pulau yang indah, tempat-tempat menarik, pantai merah muda, gunung berapi, sawah. Jakarta merupakan megalopolis. Anda perlu mengambil dua minggu dan datang ke sini. Tidak akan ada yang menyesal,” ujarnya.